Gelar Aksi di PN Surabaya, AMI Minta Ketua PN Mundur Dari Jabatan-Angkatberita.Id

- Redaksi

Rabu, 30 Oktober 2024 - 14:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gelar Aksi di Pengadilan Negeri (PN) AMI – Surabaya


Surabaya l Angkatberita.id – Aliansi Madura Indonesia (AMI) kembali melakukan aksinya di Pengadilan Negeri Surabaya (29/10) usai tertangkapnya tiga majelis hakim dalam perkara OTT dalam perkara Ronald Tannur yang dibebaskan dalam perkara penganiayaan pacarnya hingga menyebabkan kematian.





Dalam aksinya kali ini, AMI dalam tuntutannya meminta ketua Pengadilan Negeri Surabaya untuk gentle turun dari jabatannya, karena Baihaki Akbar selaku ketua umum menduga bahwasanya ketua PN turut terlibat dalam pembebasan Ronald Tannur.





Gelar Aksi di Pengadilan Negeri (PN) – AMI – Surabaya




“Jadi dalam aksi ini, kita minta ketua PN Surabaya dipecat, karena dalam putusan pembebasan Ronald tentunya mendapat persetujuan dari ketua, jadi sudah jelas bahwasanya ia mengetahui tentang uang yang bakal diterima oleh tiga majelis yang tertangkap tersebut,” tandas Baihaki saat menemui perwakilan PN Surabaya.

Baca Juga :  Aliansi Madura Indonesia Kembali Gelar Aksi Berbagi Takjil di Depan Balai Kota Surabaya




Dalam pertemuan dengan pihak PN Surabaya, hanya ditemui oleh pihak Humas, karena dikabarkan bahwasanya saat ini ketua Pengadilan Negeri Surabaya sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit.





“Kita menyambut baik apa yang menjadi tuntutan dari AMI, untuk itu kita akan segera berkoordinasi dengan pengadilan tinggi, terus terang kita juga prihatin dengan apa yang menimpa pada institusi kami, dan mohon dukungannya,” ujar Humas PN saat menemui perwakilan dari AMI.

Baca Juga :  Layu Sebelum Berkembang, MCS Pecah Sebelum Pengukuhan




Usai menggelar aksi di PN, Aliansi Madura Indonesia melanjutkan aksinya di Pengadilan Tinggi Surabaya, mereka meminta untuk segera mengusut tuntas permasalahan ini hingga ke akar-akarnya.





AMI juga meminta kepada seluruh jajaran untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai asas hukum, jangan hanya tiga majelis hakim yang ditangkap, harusnya si pemberi uang juga turut diperiksa serta seluruh oknum yang terlibat termasuk ketua PN Surabaya.


;;;;;;;

Berita Terkait

Tj pura desa Pematang Cengal mendapatkan bantuan dari Bpk Ahmat Azhur dan karang taruna Bpk Ridho.tgl10/12/2025.
Tj pura desa Pematang Cengal mendapatkan bantuan dari Bpk Ahmat Azhur dan karang taruna Bpk Ridho.tgl10/12/2025.
M.Yakob Warga Gampong Seuneubok Barat Mendapatkan Bantuan Dari PT. Mandala Multi Finance Cabang Idi Rayeuk
Belum dikerjakan, Ketua Proyek Hippa Adelia Jaya Sembunyi dibalik Pencairan Anggaran
Pasca Pesta Rakyat HUT RI di Depan Grahadi, Kepala DLH Jatim Pastikan Kebersihan Tuntas dan Taman Apsari Pulih
Membaca Tanda Perselingkuhan Ketika Rumah Tangga Terancam Retak
Kemerdekaan Bukan Hanya Seremoni, Tapi Tanggung Jawab Bersama
Layu Sebelum Berkembang, MCS Pecah Sebelum Pengukuhan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:19 WIB

Tj pura desa Pematang Cengal mendapatkan bantuan dari Bpk Ahmat Azhur dan karang taruna Bpk Ridho.tgl10/12/2025.

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:19 WIB

Tj pura desa Pematang Cengal mendapatkan bantuan dari Bpk Ahmat Azhur dan karang taruna Bpk Ridho.tgl10/12/2025.

Jumat, 26 September 2025 - 12:36 WIB

M.Yakob Warga Gampong Seuneubok Barat Mendapatkan Bantuan Dari PT. Mandala Multi Finance Cabang Idi Rayeuk

Senin, 25 Agustus 2025 - 09:12 WIB

Belum dikerjakan, Ketua Proyek Hippa Adelia Jaya Sembunyi dibalik Pencairan Anggaran

Kamis, 21 Agustus 2025 - 05:35 WIB

Pasca Pesta Rakyat HUT RI di Depan Grahadi, Kepala DLH Jatim Pastikan Kebersihan Tuntas dan Taman Apsari Pulih

Berita Terbaru