
SAMPANG|| ANGKAT BERITA – Dugaan kelalaian dalam pengawasan proyek kembali mencoreng wajah DPRD Komisi IV dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang.
Pasalnya Puskesmas Pulau Mandangin, yang baru saja rampung dibangun dengan anggaran fantastis sebesar Rp6.331.275.000,00, kini menuai kecaman setelah atap bangunan diketahui bocor dimna mana, hanya beberapa waktu setelah difungsikan.
Kondisi tersebut pertama kali diungkap oleh Kepala Puskesmas Mandangin, drg. Rina, saat bermalam di lokasi puskesmas pada Senin (19/05).
“Saya benar-benar kecewa. Bangunan baru, tapi atapnya sudah bocor. Ini sangat tidak wajar,” ungkapnya .
Proyek ini dilaksanakan oleh CV ANDIEN, perusahaan konstruksi yang beralamat di Jl. Kusuma Bangsa No.11, Kelurahan Gunung Sekar, Sampang. Sejak awal, pelaksanaan proyek ini diduga penuh dengan kelalaian teknis, namun tetap dilanjutkan tanpa ada tindakan tegas dari pihak yang bertanggung jawab.
Sorotan tajam pun datang dari aktivis LKPK H. Suja’i. “Ini proyek layak diberi predikat MURI sebagai proyek tercepat bocor sepanjang sejarah, belum genap berfungsi, sudah rusak.
Kami mendesak DPRD Komisi IV dan Dinas Kesehatan Sampang untuk tidak hanya minta maaf, tapi bertanggung jawab penuh dan segera blacklist pelaksana proyek,” tegas salah satu aktivis yang selama ini memantau jalannya pembangunan.
Ia juga menambahkan, “Jika DPRD dan Dinkes tidak sanggup mengawasi proyek bernilai miliaran, lambaikan tangan saja, Jangan main-main dengan fasilitas publik, apalagi yang menyangkut layanan kesehatan.”
Masyarakat kini menunggu langkah nyata, bukan sekadar klarifikasi, uang rakyat bukan untuk membiayai bangunan asal jadi, skandal ini menjadi preseden buruk dalam sejarah pembangunan fasilitas kesehatan di Kabupaten Sampang.







Komentar