MUARO JAMBI (ANGKAT BERITA) Aktivitas penggalian tanah urug yang diduga kuat tidak memiliki izin resmi terlihat beroperasi di kawasan Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, tepat di pinggir Jalan Lintas Sumatera.
Kegiatan ini terpantau pada Sabtu, 29 Agustus 2026, pukul 13.03 WIB, dan mulai mengundang perhatian warga yang melintas.
Dari pantauan di lokasi, terlihat alat berat berupa ekskavator sedang aktif melakukan penggalian tanah di bukit yang berada tidak jauh dari bangunan yang merupakan baskem/kantor karyawan.
Hasil galian berupa tanah urug tampak menumpuk dan siap diangkut. Lokasi penggalian berada sangat dekat dengan bangunan tersebut dan hanya berjarak beberapa puluh meter dari badan jalan utama Lintas Sumatera.
Kawasan yang digali terlihat semakin luas dan dalam, dengan tumpukan tanah terbuka yang sangat besar.
Debu yang timbul dari aktivitas tersebut juga dikhawatirkan mengganggu pengguna jalan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasional kuari tanah urug di lokasi tersebut diduga kuat tidak mengantongi izin penambangan atau penggalian dari pihak berwenang.
Belum diketahui siapa pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas tersebut, namun penggalian terus berlangsung di siang hari secara terang-terangan.
Beberapa hal yang menjadi sorotan:
Risiko longsor — penggalian di lereng bukit yang curam tanpa penataan keamanan.
Kerusakan lingkungan — bukit yang digali berpotensi memperparah erosi dan banjir saat musim hujan
Gangguan jalan — truk angkutan tanah yang keluar-masuk dikhawatirkan merusak badan jalan Lintas Sumatera serta menimbulkan debu dan bahaya bagi pengendara
Dilokasi beberapa orang pekerja saat ditanya siapa penanggung jawab aktivitas tesebut hanya bungkam.
Sampai saat ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas kegiatan tersebut. Warga dan pengguna jalan berharap instansi terkait segera turun ke lokasi untuk mengecek legalitas izin penggalian tersebut.
“Kegiatan ini berlangsung tepat di pinggir jalan utama. Semoga segera diperiksa apakah memang memiliki izin atau tidak,” ujar salah satu pengguna jalan.

Komentar