Badko HMI Jatim Kecam Trans7: Lecehkan Kiai dan Pesantren Lirboyo

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 06:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Jatim (ANGKAT BERITA) Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Jawa Timur (Badko HMI Jatim) mengecam keras stasiun televisi Trans7 atas memberikan narasi yang menilai dan melecehkan kiai serta Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri.

Ketua HMI Badko Jatim Bidang Pemberdayaan Ummat dan Keagamaan Moh.Agus Efendi menegaskan, narasi tersebut bukan hanya menyinggung satu lembaga pesantren. Lebih keras ia menyebut hal itu merupakan bentuk pemahaman terhadap seluruh pesantren dan komunitas santri di Indonesia.

“Pelecehan ini tidak hanya ditujukan kepada Lirboyo.Tetapi, juga kepada seluruh pesantren dan para kiai yang selama ini menjadi penjaga moral bangsa. Ini bentuk penghinaan terhadap simbol-simbol keilmuan dan kemuliaan pesantren,” tegas Moh.Agus Efendi dalam pernyataannya, Selasa 14 Oktober 2025.

Baca Juga :  Kasus Penipuan Rp200 Juta di Sampang Masuk Banding, Korban Minta Putusan Tetap Dipertahankan

Badko HMI Jatim mengultimatum pihak Trans7 melalui seruan Perlawanan untuk seluruh kalangan Boikot Trans7 Jangan berikan ruang sedikitpun untuk mereka.

“Kami menyerukan secara terbuka untuk dari kalangan masyarakat Santri agar memberikan kecaman secara menyeluruh karena ini sudah kurang ajar jika berucap sangatlah gampang dengan kata maaf, namun tidak memikirkan perasaan hati para santri, Kyai, Alumni & simpatisan, pesan kepada masyarakat, terutama kalangan pesantren dan santri, untuk melakukan boikot terhadap seluruh tayangan Trans7 sebagai bentuk protes moral,” lanjutnya.

BADKO HMI Jawa Timur menilai, media seharusnya berperan sebagai sarana pendidikan publik, bukan justru menjadi sumber hasutan dan penyampaian terhadap lembaga keagamaan. Oleh karena itu, Badko HMI Jatim mendesak Dewan Pers dan Komisi Penyuaran Indonesia (KPI) untuk mendengarkan kasus ini secara serius agar tidak terulang kembali.

Baca Juga :  Diduga Togel Masih Bebas Beroperasi di Simpang Rambubatan, Warga Pertanyakan Keseriusan APH

“Kiai dan pesantren adalah benteng peradaban bangsa. Siapapun yang melecehkannya berarti melecehkan jantung moral Indonesia,” pungkas Moh.Agus Efendi Ketua HMI Jawa Timur Bidang Pemberdayaan Ummat & Keagamaan Jawa Timur memancarkan kepada seluruh kader, santri, dan masyarakat luas untuk tetap tenang namun tegas dalam menyikapi persoalan ini, kita lakukan tempuhan jalur hukum sesuai perundang=undangan yang berlaku, kita laporkan ke pihak yang berwenang.

Berita Terkait

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru