Aktivis Muda Sumenep Kantongi data Dugaan Korupsi DD Tahun 2023, Oknum Kades Lapa Laok Dilaporkan

- Redaksi

Rabu, 18 Desember 2024 - 21:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP (ANGKAT BERITA) -Dugaan penyalahgunaan realisasi Dana Desa (DD) Tahun 2023 lalu, yang dilakukan oleh oknum Kades Lapa Laok, Kec.Dungkek, Sumenep, Jawa Timur. Sebab, ujung laporan tersebut, ke Polres Sumenep oleh Amin Rifa’i S.Sos warga Desa Lapa Laok, sudah mengantongi bukti yang kuat. Rabu (18/12/2024)

Hal itu dibenarkan oleh Amin Rifa’i S.Sos seorang aktivis muda yang kerap tampil di account Tiktoknya yang memiliki puluhan juta follower Tiktok warga Desa Lapa Laok, Kec. Dungkek, Sumenep, Jawa Timur.

Baca Juga :  AMAN Surabaya Gelar NGOBRAS, Komitmen Memperkuat Organisasi dan Silaturahmi

Amin menuruturkan bahwa dugaan penyalahgunaan dana desa oleh oknum Kades Lapa Laok yang telah ia laporkan ke Polres Sumenep bertujuan untuk memberikan pembelajaran kepada oknum Kades Lapa laok sebagai pengelola anggaran dari pemerintah pusat. Selain itu, agar ada efek jera. Sehingga ke depan lebih berhati-hati dalam merealisasikan dana desa.

” Saya sudah mengantongi data temuan yang disinyalir ada penyalahgunaan dalam realisasinya. Temuan itu sudah saya laporkan ke Polres Sumenep,” Kata Amin. Rabu (18/12/2024)

Baca Juga :  Warga RT 6 Kraton Gotong Royong Perlebar Jembatan Demi Lancarkan Akses Mobil ke Jalan Raya

Ia menegaskan, dana desa yang telah digelontorkan dari APBN harus sesuai dengan juknisnya. Realisasi anggarannya harus sesuai hasil musdes sehingga masyarakat bisa menikmati manfaat dari realisasi dana desa di desanya.

Dirinya berharap, dugaan penyalahgunaan realisasi dana desa yang telah saya laporkan ke Polres Sumenep harus menjadi perhatian semua pihak. Utamanya para Kades di Kabupaten Sumenep supaya lebih berhati-hati dalam mengelola anggaran yang diamanatkan oleh pemerintah pusat untuk kemajuan desanya.(suf)

;;;;;;;

Berita Terkait

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
Kelurahan Kraton Sajikan Konsep Kerohanian Warnai HUT RI ke-81.
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Berita Terbaru