
Tanjung Jabung Barat, Jambi ( ANGKAT BERITA ) – Aktivitas tenaga kerja bongkar muat (TKBM) ilegal dilaporkan terjadi di kawasan kebun Padang, Kecamatan Batang Asam, Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Kelompok TKBM yang diduga dipimpin oleh seseorang bernama Jumbri ini, terdiri dari sekitar 12 orang, dan terlibat dalam aktivitas bongkar muat pupuk dengan mobilitas yang tidak jelas.
DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat diminta untuk segera turun tangan dan melakukan inspeksi ke lokasi PT DAS Dasa anugerah sejati Kebun Badang, tempat dugaan aktivitas tersebut berlangsung. Berdasarkan laporan, TKBM yang beroperasi di lokasi tersebut tidak terdaftar secara resmi di perusahaan terkait, yakni PT DAS Dasa anugerah sejati Kebun Badang, yang semestinya bertanggung jawab terhadap legalitas operasional TKBM.
Menurut informasi yang dihimpun, kelompok TKBM ini sempat terdaftar di Dinas Tenaga Kerja pada tahun 2005. Namun, sejak tahun 2006 hingga sekarang (2024), keberadaan mereka tidak lagi tercatat dalam data resmi. Hal ini memunculkan pertanyaan besar mengenai legalitas dan regulasi aktivitas mereka.
“TKBM ini memang sebelumnya tercatat di Depnaker pada 2005. Namun, sejak 2006 hingga saat ini tidak ada lagi nama mereka dalam data resmi. Jadi, jelas bahwa legalitas mereka sudah tidak ada lagi,” ujar seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Konfirmasi kepada pihak terkait, termasuk instansi pemerintah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, juga menguatkan bahwa kelompok TKBM ini memang tidak tercatat dalam data resmi terbaru. Situasi ini menjadi sorotan, mengingat pentingnya pengawasan terhadap aktivitas tenaga kerja untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan melindungi kepentingan masyarakat sekitar.
Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan DPRD untuk segera bertindak dengan menggelar investigasi langsung ke lokasi guna memastikan kebenaran laporan tersebut. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai status kelompok TKBM tersebut dan mencegah potensi kerugian yang lebih besar.
;;;;;;;







Komentar