
Sumenep (ANGKAT BERITA) -Kepala Unit Regident (KRI) Samsat sumenep, merupakan sosok yang sulit ditemui. Bagaimana bisa, saat dirinya “aktivis muda” ini mau konfirmasi dan datangi kantornya mengenai pelayanan, baik Perpajakan Kendaraan Bermotor (Ranmor) anggotanya selalu mengatakan. Tidak ada, aktivis muda sumenep Amin Rifa’i sebut Diduga jarang ngantor.
Pasalnya oknum yang bertugas dinaungan satlatas Polres Sumenep “KRI”, prihatin diduga jarang masuk kantor dan alergi terhadap aktivis muda ini.
Hal tersebut di alami oleh aktivis muda yang selalu berpihak kepada wong cilik ketika berkunjung ke samsat atau kantornya untuk menanyakan KRI mau konfirmasi berkenaan persolaan di samsat sumenep , akan tetapi setiap datang tidak berada di kantor padahal waktu sudah menunjukan hampir jam 10 wib.
Aktivis muda sumenep Ahmad Amin Rifa’i S.sos mengatakan setiap kali mendatangi kantornya anggotanya selalu bilang tidak ada, hal itu tidak mencerminkan sebagai moto polri yang presisi yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya selalau datangi ke samsat bahkan ketika saya mau temui KRI nya anggotanya bilang KRI tidak ada, dan tidak usah ke KRI cukup ke saya” ucap amin.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Sumenep AKP Ninit Titis Dwiyani belum bisa memberikan tanggapan berkenaan dengan aktivis muda ini. Sebab, berulangkali dihubungi ke nomor hanphonnya tidak merespon.;;;;;;;







Komentar