Aktivis Muda: KRI Samsat Sumenep Diduga Jarang Ngantor

- Redaksi

Senin, 16 Desember 2024 - 19:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep (ANGKAT BERITA) -Kepala Unit Regident (KRI) Samsat sumenep, merupakan sosok yang sulit ditemui. Bagaimana bisa, saat dirinya “aktivis muda” ini mau konfirmasi dan datangi kantornya mengenai pelayanan, baik Perpajakan Kendaraan Bermotor (Ranmor) anggotanya selalu mengatakan. Tidak ada, aktivis muda sumenep Amin Rifa’i sebut Diduga jarang ngantor.

Pasalnya oknum yang bertugas dinaungan satlatas Polres Sumenep “KRI”, prihatin diduga jarang masuk kantor dan alergi terhadap aktivis muda ini.

Baca Juga :  H. Munaji Warga Pamekasan Yang Kini Aktif Sebagai PNS diduga Jadi Mafia Rokok Ilegal

Hal tersebut di alami oleh aktivis muda yang selalu berpihak kepada wong cilik ketika berkunjung ke samsat atau kantornya untuk menanyakan KRI mau konfirmasi berkenaan persolaan di samsat sumenep , akan tetapi setiap datang tidak berada di kantor padahal waktu sudah menunjukan hampir jam 10 wib.

Aktivis muda sumenep Ahmad Amin Rifa’i S.sos mengatakan setiap kali mendatangi kantornya anggotanya selalu bilang tidak ada, hal itu tidak mencerminkan sebagai moto polri yang presisi yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Sertijab Kakanwil Kemenkumham Jatim Diwarnai Aksi Demonstrasi oleh Aliansi Madura Indonesia

“Saya selalau datangi ke samsat bahkan ketika saya mau temui KRI nya anggotanya bilang KRI tidak ada, dan tidak usah ke KRI cukup ke saya” ucap amin.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Sumenep AKP Ninit Titis Dwiyani belum bisa memberikan tanggapan berkenaan dengan aktivis muda ini. Sebab, berulangkali dihubungi ke nomor hanphonnya tidak merespon.;;;;;;;

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru