Skandal Narkoba Karyawan Pertamina Camplong Sampang Gegerkan Publik

- Redaksi

Sabtu, 11 Januari 2025 - 13:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penampakan video karyawan Pertamina

SAMPANG|| ANGKAT BERITA – PT Pertamina Patra Niaga Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Camplong kembali menjadi pusat perhatian, bukan karena prestasi, tetapi lantaran dugaan skandal memalukan yang melibatkan sejumlah karyawannya.

Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan beberapa karyawan diduga tengah berpesta narkotika jenis sabu-sabu dengan alat hisap seperti bong dan pipet modifikasi.

Lebih dari seminggu sejak laporan resmi diajukan oleh LSM Lasbandra, pihak PT Pertamina Patra Niaga TBBM Camplong memilih bungkam. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi atau tanggapan resmi dari perusahaan tersebut. Upaya konfirmasi oleh berbagai pihak, termasuk media, juga menemui jalan buntu karena tidak adanya akses langsung ke kontak resmi Pertamina di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Pertamina Camplong Klarifikasi Kasus Karyawan, Lasbandra Tuntut Tanggung Jawab Penuh

Hidayat, perwakilan LSM Lasbandra, menyayangkan sikap diam perusahaan milik negara ini. “Kami sudah melayangkan laporan resmi, tetapi hingga kini tidak ada respons. Apakah Pertamina sebagai BUMN besar tidak memahami tata cara surat-menyurat, atau memang mereka sengaja menutup-nutupi masalah ini? Fakta yang kami miliki sangat jelas, ini adalah pelanggaran serius,” ujarnya dengan nada tegas (11/01/2025).

Hidayat menambahkan bahwa sikap antipati ini tidak hanya mencoreng citra perusahaan, tetapi juga mengindikasikan adanya budaya pembiaran terhadap pelanggaran berat. Ia mendesak agar Pertamina segera bertindak tegas untuk membersihkan nama baiknya di mata publik.

Baca Juga :  Kapolsek Camplong, Polres Sampang Bingung Hadapi Kasus Viral Pesta Narkoba

Dalam video viral yang beredar, terlihat para pelaku dengan santainya menggunakan alat hisap dan bergantian membakar pipet yang diduga berisi sabu-sabu. Suasana dalam video menunjukkan keterlibatan kolektif, dengan beberapa orang tampak menunggu giliran. Pemandangan ini menjadi ironi besar bagi PT Pertamina Patra Niaga TBBM Camplong, yang selama ini dikenal mengedepankan profesionalisme dan standar kerja tinggi.

Akankah Pertamina membuktikan dirinya sebagai perusahaan yang layak dipercaya oleh rakyat, atau justru terus bersembunyi di balik tembok kebungkaman? Jawaban atas pertanyaan ini masih dinanti oleh publik.

Berita Terkait

Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara
Terbitkan Surat Sehat Tanpa Periksa Pasien, Oknum Dokter Puskesmas Menggala Disorot Tajam LPK-GPI
Diduga Jual Perumahan Ilegal, Pengelola AQSO Residence Dilaporkan ke Polres Bangkalan
Lepas Pengedar Sabu Asal Tragah Bangkalan, Diduga Kasat Narkoba Terima Uang Rp 65 Juta.
Berkas Dinyatakan Lengkap Oleh JPU, Penyidik Satreskrim Polres Aceh Timur Serahkan Tersangka Pembunuhan Kurir Paket
Lempar Bondet dan Ancam Warga dengan Celurit, Pria Pasrepan Diringkus Polisi
Gamelan Hilang di Museum Cakraningrat, Polres Bangkalan Selidiki Dugaan Pencurian
Polres Sampang Terbitkan DPO Basir, Tersangka Kasus Pencabulan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Terbitkan Surat Sehat Tanpa Periksa Pasien, Oknum Dokter Puskesmas Menggala Disorot Tajam LPK-GPI

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:57 WIB

Diduga Jual Perumahan Ilegal, Pengelola AQSO Residence Dilaporkan ke Polres Bangkalan

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:40 WIB

Lepas Pengedar Sabu Asal Tragah Bangkalan, Diduga Kasat Narkoba Terima Uang Rp 65 Juta.

Rabu, 19 November 2025 - 12:18 WIB

Berkas Dinyatakan Lengkap Oleh JPU, Penyidik Satreskrim Polres Aceh Timur Serahkan Tersangka Pembunuhan Kurir Paket

Berita Terbaru