Desak Kasus Dugaan Korupsi Kades Segera Dituntaskan,Warga Gadingwatu Serahkan Petisi ke Polres Gresik

- Redaksi

Selasa, 6 Mei 2025 - 22:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik ||Angkatberita.id

Suasana di Mapolres Gresik mendadak ramai, Selasa (6/5/2025), ketika Warga Desa Gadingwatu berbondong-bondong mendatangi markas polisi tersebut. Mereka datang dengan satu tujuan: menyerahkan petisi dukungan atas pelaporan dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan oleh Kepala Desa Gadingwatu yang diduga melakukan korupsi dana desa.

Dalam petisi yang disampaikan kepada aparat kepolisian, warga Gadingwatu mendesak agar proses hukum terhadap sang kepala desa dipercepat. Mereka menolak tegas segala bentuk “masuk angin” dalam penanganan kasus ini.

“Kami warga Gadingwatu sudah geram! Korupsi harus diberantas, jangan dibiarkan berlarut-larut. Kami menuntut agar proses hukum berjalan cepat, adil, dan transparan. Hukum seadil-adilnya pelaku korupsi tanpa pandang bulu!” tegas perwakilan warga saat menyerahkan petisi.

Warga mengaku tidak ingin kasus dugaan korupsi ini berhenti di tengah jalan atau dipetieskan. Mereka ingin memastikan bahwa hukum ditegakkan setegak-tegaknya demi menjaga kepercayaan publik dan keadilan di desa mereka.

Petisi yang kini sudah diterima oleh Aparat Penegak Hukum Polres Gresik Bripda Eko Nur A, Hal ini menjadi simbol Persatuan Warga Gadingwatu Yang Berharap Ada Perubahan Kedepan Bisa Punya Pemimpin Desa Lebih Baik Amanah Tidak Menyalah Gunakan Wewenang Maupun Jabatan , Para Warga Sangat Menolak adanya praktik-praktik korupsi yang merugikan pembangunan desa. Warga berharap aparat penegak hukum menunjukkan keseriusan dalam menangani laporan ini hingga tuntas.

Baca Juga :  Hilang Saat Jam Kerja, Kepala Sekolah SD di Tanjab Barat Dipertanyakan

“Kami tidak ingin ada permainan atau kompromi. Gadingwatu harus bersih dari korupsi. Demi masa depan anak cucu kami!” tambah salah satu tokoh masyarakat yang hadir dalam aksi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Aparat Penyidik Tipikor Polres Gresik Aipda Heri, S.H menyatakan akan menindaklanjuti petisi dan aspirasi warga sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Serta Kami Harap Warga Bersabar Karena Proses Penyidikan Sedang Berlangsung. Sedang Memanggil dan Memintai Keterangan Para Pihak Ujarnya.Saat ditemui awak Media.

Senada dengan Hal Tersebut Gus Aulia Timsus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Jawa Timur (Jatim) Divisi Intelijen Imvestigasi Sekaligus Ketua MADAS DPAC menganti, Saat diminta Keterangan awak Media Beliau Menyampaikan Tanggapan “Kita Sebagai bagian kontrol Sosial Mari Kita kawal hal ini dan tetap berusaha untuk Amar Ma’ruf Nahi Munkar” Mari Tegakkan Kebenaran dengan Sebenar benarnya”.

Baca Juga :  Kasus Perselingkuhan Guru ASN PPPK Sampang Terus Bergulir, Disdik Sampang Serahkan Laporan ke PJ Bupati

Disisi lain dalam Kesempatan Wawancara Salah satu Warga Yang Enggan disebutkan Namanya ia Menyampaikan Harapan Pada APH “Kami Menghimbau Kepada Aparat Penegak Hukum Agar Mengungkap Sepenuhnya Hingga Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Oleh Oknum Kepala Desa Ini.

Serta Untuk jadi Contoh Pelajaran bagi Kepala desa yang lain serta pelajaran untuk anak cucu, bahwa jangan pernah main main dengan anggaran Desa”.

Ingat itu adalah Amanah Untuk Mensejahterakan Rakyat jangan Sampai diembat, agar tidak kuwalat dan beliau juga berpesan jadilah pimpinan yang bisa mengayomi warga mensejahterakan warga Ujarnya.

Berdasarkan Laporan Warga Desa Gadingwatu Pada awak Media saat Wawancara di Halaman Mapolres Gresik, Mereka para Warga Terlihat Menyerahan Petisi pada APH guna Mendukung Agar penegakkan Hukum tetap berjalan.

( Dani Asong ).

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru