
SUMENEP,||angkatberita-Bantuan Keuangan Desa (BK-DESA) TA. 2023 Yang di alokasikan untuk Saluran irigasi terletak di Dusun Cenlencen, Rt/Rw. 008/003, Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, menjadi sorotan mantan aktivis GMNI, Abd. Wadud warga setempat lantaran mengalami kerusakan fatal hingga mengakibatkan gagalnya panen, pada lahan sawah petani di sekitarnya.
Menurut wadud panggilan akrabnya, saluran irigasi tersebut mengalami kerusakan sudah cukup lama. Namun masih belum ada tindakan dari aparatur desa padahal menurutnya pemeliharaan tersebut masih menjadi kewajiban dari desa tersebut.
“Ini saluran irigasi sudah cukup lama yang mengalami kerusakan mas, saya sudah lakukan segala upaya koordinasi terhadap aparatur desa untuk lakukan perbaikan, namun sampai sampai saat ini masih belum kelihatan tindakannya, seakan menutup mata. Padahal sesuai dengan data yang saya miliki pemeliharaanya irigasi tersebut masih tanggung jawab desa”. Ucap wadud dengan nada keluhnya terhadap pihak media kami Pada tanggal 17 mei 2025
Ia meminta, pihak desa jangan hanya diam saja dengan kondisi saluran irigasi yang sudah roboh, karena mengakibatkan kerugian terhadap petani yang lahannya ada di sekitarnya, dikarenkan air mengalir ke persawahan warga, yang mengakibatkan gagalnya panen.
“Saya minta pihak desa segara lakukan perbaikan, jika terus menerus di diamkan oleh pihak pemerintah desa atas robohnya saluran irigasi ini, maka semakin fatal bagi petani yang lahan sawahnya berada di sekitarnya” imbuhnya.
Dengan adanya informasi tersebut pihak media kami mencoba mengkonfermasi terhadap pihak Kepala Desa Rajun yang bernama Jannatin melalui via WhatsApp, namun masih belum ada jawaban, hingga saat ini berita di terbitkan.(asm)







Komentar