
SUMENEP||angkatberita-Meski para pejabat RSUD Dr H. Moh Anwar Sumenep tiap bulannya menerima penghasilan yang fantastis, tapi tak membuat pelayanan di rumah sakit pelat merah itu dari hari ke hari kian membaik.
Berdasarkan data Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), penghasilan Pejabat RSUD Dr H. Moh Anwar Sumenep tiap bulannya mecapai puluhan juta.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari tunjangan jasa pelayanan (jaspel) pasien penjaminan, jaspel pasien umum, gaji, dan tunjangan tetap.
Misalnya saja pada Februari 2025, setingkat Direktur memperoleh total Rp 62,2 juta, Kabag/ Kabid berjumlah Rp 40,4 juta, dan Kasi/ Kasubbag mencapai Rp 23,8 juta.
Jumlah perolehan pejabat RSUD itu tiap bulannya bisa berubah. Tergantung pada pendapatan rumah sakit dari banyaknya jumlah pasien umum dan pasien dari penjaminan/ asuransi yang dirawat di sana.
Perolehan terbesar dari jumlah akumulasi tersebut, yaitu dari jaspel pasien penjaminan. Setingkat Direktur jumlahnya bisa mencapai Rp 45 juta per bulan.
Muhmadun, Korlap Aksi mengakatan, seharusnya dengan jumlah penerimaan pejabat RSUD yang fantastis dibarengi dengan pelayanan yang baik.
“Tapi kenyataannya banyak yang mengeluhkan pelayanan rumah sakit. Baik dari pasien maupun keluarganya,” ungkapnya.
Untuk itu pihaknya tetap berkomitmen untuk mengawal pelayanan rumah sakit lebih baik lagi. Terutama pelayanan terhadap pasien penjaminan yang selama ini acap kali mendapatkan perlakuan buruk.
“Padahal perolegan terbanyak dari jaspel pasien penjaminan, tapi masih saja pasien-pasien dari masyarakat kecil itu dipandang sebelah mata,” tukasnya.(asm/nji)







Komentar