Tolak Survei Seimik 3D, GMK Geruduk Kantor Bupati

- Redaksi

Rabu, 18 Juni 2025 - 15:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Gerakan Mahasiswa Kangean (GMK), saat lakukan aksi demonstrasi di Kantor Bupati Sumenep.

 

Sumenep||https://Angkatberita.id– Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Kangean (GMK) melakukan aksi demonstrasi untuk menolak rencana survei seismik tiga dimensi (3D) dalam proses eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) di wilayah perairan dangkal laut West Kangean, Sumenep, Jawa Timur, 18 Juni 2025.

Rencana survei seismik 3D itu bakal dilakukan SKK Migas sebagai perwakilan pemerintah bersama PT Gelombang Seismik Indonesia (GSI) dan bergandengan langsung dengan KKKS Kangean Energi Indonesia (KEI).

Namun kegiatan proyek tersebut menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat, karena dinilai berpotensi merusak ekosistem laut, mengganggu stabilitas sosial, serta mengancam ruang hidup masyarakat yang selama ini bergantung pada laut sebagai sumber utama penghidupan.

Menurut kordinator lapangan (korlap) aksi Ahmad Faik Hasan, menilai keberadaan KEI, tidak memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat kepulauan, baik secara sosial, infrastruktur, dan tanggung jawab moril lainnya, terutama kepada masyarakat Kangean, meskipun telah lama melakukan eksploitasi migas di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Buka Poli Bedah Onkologi, RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Siap Layani Pasien Kanker Tanpa Harus Dirujuk

“Keberadaan KEI justru menjadi benalu di tengah masyarakat, kami sudah muak dengan janji-janji busuk para mafia,” ucap korlap aksi saat orasi.

Aksi yang dilakukan di depan Kantor Pemerintah Kabupaten itu harus gigit jari. Sebab, aspirasi mereka tidak mendapatkan respon, baik dari Bupati, Wakil Bupati, maupun instansi terkait.

“Kami kecewa dengan sikap kalian Pak, kalian menutup mata atas jeritan warga kepulauan. Padahal kedatangan kami hanya ingin menyampaikan aspirasi bukan untuk merusak bumi,” katanya dengan nada tinggi

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Bersama Kadis PUPR Tinjau Jalan Rusak Parah di Tungkal Ilir

“Kangean bukan ladang eksploitasi. Kangean adalah tanah kehidupan yang harus dilindungi dan dilestarikan,” ucapnya.

Dari sejumlah mahasiswa tersebut membawa tiga tuntutan yang dibacakan saat aksi. Antara lain, hentikan seluruh kegiatan survei seismik migas oleh GSI dan KEI di Kepulauan Kangean, mendesak agar KEI segera menghentikan operasionalnya karena dinilai merampas ruang hidup masyarakat tanpa kontribusi berarti.

Kemudian, meminta Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mencabut seluruh bentuk izin eksplorasi migas di wilayah kepulauan dengan dua kecamatan: Arjasa dan Kangayan.

Ahmad faik secara tegas mengatakan jika pemerintah tidak melakukan langkah konkret atas tuntutannya, ia berjanji akan kembali dengan membawa jumlah massa yang lebih banyak lagi.(Asm)

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru