
Sumenep||https://Angkatberita.id-Program sistem pengembangan informasi desa di Desa Gelugur, Kecamatan Batuan, Sumenep, Jawa Timur, diduga menjadi bancakan. Sebab, realisasi program yang dianggarkan dari Dana Desa (DD) itu tidak jelas.
Diberitakan sebelumnya, total anggaran program sistem pengembangan informasi desa di Desa Gelugur dalam tiga tahun anggaran dari 2022-2024 sebesar Rp 115.089.000. Dari jumlah tersebut, pada 2022 pengeluarannya mencapai Rp 47.514.000.
Kemudian pada 2023, terdapat empat tahap pencairan dengan total Rp 47.300.000. Sementara tahun 2024, kembali dianggarkan sebesar Rp 20.275.000.
Namun dalam pengembangan informasi desa yang diketahui oleh masyarakat hanya akun Facebook bernama Pemdes Gelugur, yang isinya didominasi kegiatan seremonial saja.
Dengan adanya hal itu, Angkat Berita mencoba mengkonfirmasi terhadap Plt Camat Batuan, Joko Satrio, pada 16 Juni 2025.
Sebab, Camat memiliki peran strategis sebagai kepanjangan tangan dari pemerintahan kabupaten, terutama dalam memastikan realisasi berbagai program pembangunan di tingkat desa.
“Maaf mas saya tidak bisa memberikan banyak komentar terkait hal itu, karena Pj Kades Gelugur masih Diklatpim di Jogjakarta,” kata Joko pada Angkat Berita.(Asm)







Komentar