
SUMENEP||https://Angkatberita.id – Dugaan korupsi dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kembali memicu gelombang desakan agar aparat penegak hukum bertindak tegas.
Kali ini, desakan keras datang dari anggota Komisi III DPRD Sumenep, Akhmadi Yasid, yang meminta Kejaksaan Tinggi Jawa Timur segera mengusut tuntas keterlibatan sejumlah pihak, termasuk oknum pejabat di lingkup Dinas Perkimhub.
Akhmadi menyoroti pernyataan Korkab BSPS, Rizky Pratama, yang mengungkap adanya aliran dana tidak sah kepada beberapa pihak, mulai dari oknum wartawan, LSM, sejumlah kepala desa, hingga pejabat dinas. Nama oknum Kepala Bidang (Kabid) di Perkimhub pun ikut diseret dalam pengakuan tersebut.
“Jika benar pengakuan Korkab soal aliran ‘harta jarahan’ BSPS, ini harus segera ditindak. Publik tidak boleh terus dibiarkan dalam kebingungan,” tegas politisi Fraksi PKB tersebut.
Menurutnya, sebagai leading sector program BSPS, Dinas Perkimhub tidak bisa lepas tangan. Jika terbukti menerima aliran dana, maka oknum Kabid yang disebut harus segera ditangkap dan diadili secara terbuka tanpa pandang bulu.
“Saya minta penyidik Kejati Jatim tidak ragu bertindak. Tangkap jika memang ada bukti. Jangan ada tebang pilih,” tandas Yasid.
Komisi III, lanjutnya, sebenarnya telah memanggil jajaran Perkimhub dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mengonfirmasi dugaan tersebut. Para pejabat yang hadir saat itu, termasuk Kadisperkimhub dan para Kabid, secara tegas membantah menerima dana BSPS dan menyatakan siap bertanggung jawab jika terbukti terlibat.
“Mereka mengaku tidak menerima satu rupiah pun. Tapi tentu tetap harus dibuktikan secara hukum. Kita tidak bisa hanya mengandalkan pengakuan sepihak,” tegasnya.
Demi kepastian hukum dan rasa keadilan masyarakat, Komisi III DPRD Sumenep melalui rapat internal telah merekomendasikan agar kasus ini segera dituntaskan oleh aparat penegak hukum.
“Rizky Pratama sudah terang-terangan mengaku. Maka kami berharap penyidik segera menetapkan arah hukum yang pasti, siapa pun yang terlibat harus diproses,” pungkas Yasid.(Asm)







Komentar