Uap atau Asap? Pilihan Gaya Hidup ala Vapers di Bangkalan

- Redaksi

Kamis, 31 Juli 2025 - 20:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan. angkatberita id

Rokok elektrik atau yang lebih dikenal dengan sebutan vape kini semakin populer di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Di balik maraknya penggunaan perangkat ini, seorang pengguna aktif vape di Bangkalan,Joni (nama samaran) memberikan penjelasan terkait cara penggunaan hingga perbandingannya dengan rokok konvensional.

Joni mengungkapkan bahwa dalam dunia vaping, teknik menghisap dibagi ke dalam dua kategori, yaitu MTL (mouth to lung) dan DTL (direct to lung).

“Untuk MTL, uap ditahan di mulut terlebih dahulu, baru diarahkan ke tenggorokan dan paru-paru. Sedangkan DTL langsung dihisap ke paru-paru dan dikeluarkan melalui hidung,” jelasnya jelasnya saat ngobrol nyantai di salah satu cafe di Bangkalan, Kamis (31/7).

Baca Juga :  Terminal Arya Wiraraja Sumenep Jadi Sarang Pungli (2)

Ia menilai bahwa rokok elektrik memiliki beberapa keunggulan dibandingkan rokok tembakau. Menurutnya, vape lebih ekonomis, tidak menimbulkan bau menyengat, dan tidak meninggalkan residu lengket pada paru-paru seperti halnya asap hasil pembakaran rokok.

“Asap dari rokok tembakau itu mengandung zat padat yang menempel di tangan, dinding ruangan, bahkan di paru-paru. Vape hanya menghasilkan uap cairan, jadi lebih bersih,” tambah Joni.

Lebih lanjut, Joni yang mengaku telah menggunakan vape selama enam tahun mengklaim belum merasakan adanya keluhan kesehatan yang serius akibat penggunaannya. Ia juga menyebut bahwa harga liquid vape dan perawatannya lebih murah dibandingkan harga rokok konvensional yang terus naik.

Baca Juga :  Kapolres Mangkir, WPK Tunda Audiensi dan Nyatakan Kekecewaan

“Bagi yang sudah terbiasa dengan vape, rokok biasa justru terasa tidak nyaman di lidah. Rasa dan baunya lebih tajam, bahkan bikin mual,” katanya.

Kendati demikian, Joni tidak menutup mata bahwa baik vape maupun rokok tembakau sama-sama mengandung zat berbahaya bagi tubuh. Karena itu, ia mendorong para pengguna untuk secara perlahan mengurangi konsumsi nikotin dan mulai menjalani pola hidup sehat.

“Sebaiknya berhenti pelan-pelan. Nikotin tetap berisiko, entah dari uap atau asap. Kalau bisa, mulai sekarang biasakan olahraga dan makan makanan sehat dan seimbang,” tutupnya

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru