7 Mahasiswa Polindra Mengalami Musibah Saat Melakukan Kegiatan Rafting

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 05:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAMAYU,–  angkatberita.id

Sebuah tragedi memilukan terjadi di Bendungan Karet Bangkir, Indramayu, pada Sabtu (08/11/2025).

Tujuh mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) mengalami musibah saat melakukan kegiatan susur sungai Cimanuk (Rafting).

 

Diduga nekat menerabas arus deras, perahu karet yang mereka tumpangi terpelanting di pusaran bendungan, mengakibatkan dua mahasiswa hilang dan belum ditemukan hingga saat ini.

Menurut informasi yang dihimpun, para mahasiswa ini tengah mengikuti pelatihan olahraga susur sungai arus tenang (Rafting).

 

Warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut telah berteriak memperingatkan para mahasiswa untuk tidak melanjutkan perjalanan, mengingat arus sungai yang sangat deras dan berbahaya di sekitar bendungan.

Baca Juga :  Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Bangkalan Ungkap 19 Kasus dan Amankan 24 Tersangka

 

Nahas, peringatan tersebut terlambat. Perahu karet yang ditumpangi tujuh mahasiswa itu terlanjur meluncur dan terseret arus deras menuju pusaran bendungan karet.

Perahu terpelanting hebat, membuat para mahasiswa panik dan berusaha menyelamatkan diri. Empat mahasiswa dilaporkan melompat dari perahu, sementara tiga lainnya berusaha sekuat tenaga untuk bertahan.

 

Dua dari empat mahasiswa yang melompat berhasil mencapai tepian sungai dengan selamat. Namun, nasib malang menimpa dua mahasiswa lainnya yang hingga kini belum ditemukan.

Baca Juga :  Diduga Angkut BBM Ilegal, Sebuah Mobil Alami Kecelakaan di Lintas Timur Merlung

 

Tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian.

Tiga mahasiswa yang bertahan di atas perahu karet berhasil diselamatkan setelah petugas bendungan mengambil tindakan cepat dengan memompa bendungan karet untuk mengendalikan arah arus air.

 

Junedi, salah satu petugas penjaga Bendungan Karet Bangkir, mengungkapkan bahwa pihaknya belum dapat memberikan konfirmasi lebih lanjut mengenai keberadaan dua mahasiswa yang hilang.

 

“Kami masih terus berkoordinasi dengan tim SAR dan pihak terkait untuk melakukan pencarian,” Ujarnya.

Berita Terkait

Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Rawas, Ditemukan Meninggal Dunia
Manajemen SPBU 54.612.08 Diduga Tak Responsif, Aktivitas Pengisian Berulang Disebut Berlanjut dengan Pola Jam Berubah
Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara
Ketika Dunia Baru Menoleh, Aisyah Telah Pergi.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Rawas, Ditemukan Meninggal Dunia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Manajemen SPBU 54.612.08 Diduga Tak Responsif, Aktivitas Pengisian Berulang Disebut Berlanjut dengan Pola Jam Berubah

Berita Terbaru