Insiden 7 Mahasiswa Polindra, Ade Syarif : Tidak Ada Izin Resmi Dari Kampus  

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 06:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAMAYU,– angkatberita.id

Suasana duka menyelimuti Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) setelah insiden tragis yang menimpa tujuh mahasiswa di bendungan karet Bangkir.

 

Ade Syarif, SE.,M.Si, Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Polindra, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan bagian dari program kampus dan tidak mendapatkan izin resmi.

“Kami dari Polindra sangat berduka atas kejadian ini. Dua dari tujuh mahasiswa yang tenggelam adalah anggota Komunitas Pencinta Alam (KOMPA) Polindra,” ujar Ade Syarif saat berada di lokasi. Minggu (09/11/2025).

Baca Juga :  Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara

 

Ade Syarif menjelaskan, insiden yang terjadi pada Sabtu (08/11/2025) ini melibatkan enam mahasiswa Polindra dan satu orang dari luar kampus.

 

Kegiatan ini dilakukan atas inisiatif sendiri tanpa pemberitahuan kepada pihak kampus atau organisasi mahasiswa terkait.

Baca Juga :  Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Bangkalan Ungkap 19 Kasus dan Amankan 24 Tersangka

 

“Setiap kegiatan kampus seharusnya memiliki izin, namun dalam kejadian ini, teman-teman KOMPA tidak memberikan informasi atau konfirmasi kepada kami. Karena itu, pihak kampus tidak mengetahui adanya kegiatan ini,” tambahnya.

 

Polindra terus memantau perkembangan pencarian dan memberikan dukungan penuh.

 

“Kami berharap segera mendapatkan kabar baik yang bisa menenangkan kita semua,” pungkas Ade Syarif.

 

(Thoha)

Berita Terkait

Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Rawas, Ditemukan Meninggal Dunia
Manajemen SPBU 54.612.08 Diduga Tak Responsif, Aktivitas Pengisian Berulang Disebut Berlanjut dengan Pola Jam Berubah
Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara
Ketika Dunia Baru Menoleh, Aisyah Telah Pergi.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Rawas, Ditemukan Meninggal Dunia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Manajemen SPBU 54.612.08 Diduga Tak Responsif, Aktivitas Pengisian Berulang Disebut Berlanjut dengan Pola Jam Berubah

Berita Terbaru