Sumenep||angkatberita – Menanggapi maraknya keluhan layanan kesehatan yang lebih dulu viral di media sosial, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep mengimbau masyarakat untuk menyampaikan pengaduan melalui jalur resmi, Instalasi Peduli Pelanggan (IPP).
Direktur RSUD Moh Anwar, Erliyati, menyebut banyak persoalan sebenarnya bisa diselesaikan dalam hitungan menit jika dikomunikasikan langsung. Sebaliknya, keluhan yang hanya beredar di medsos berisiko berkembang menjadi opini liar dan prasangka.
“Kalau ada keluhan, sampaikan kepada kami. Jangan sampai masalah yang sederhana justru mengendap karena tidak pernah sampai ke kami,” ujar Erliyati, Senin (8/6/2026).
RSUD Moh Anwar membuka layanan pengaduan dan informasi 24 jam melalui IPP. Setiap laporan dipastikan diterima dan ditindaklanjuti petugas. Masyarakat dapat menghubungi WhatsApp 0853-3610-2800 yang aktif nonstop.
Erliyati menegaskan RSUD tidak anti kritik. Masukan lewat jalur resmi lebih mudah ditelusuri akar persoalannya, sehingga rumah sakit dapat segera melakukan klarifikasi, evaluasi, dan perbaikan.
“Prinsip kami sederhana: kalau ada yang kurang, beri tahu kami. Kami siap menerima kritik dan berbenah. Yang terpenting, pasien dapat solusi,” tegasnya.
Erliyati mengakui media sosial memudahkan masyarakat bersuara. Namun tidak semua persoalan layanan bisa selesai lewat unggahan atau komentar. Banyak kasus butuh verifikasi data, penelusuran kronologi, hingga koordinasi antarunit agar penyelesaiannya tepat.
“Jangan biarkan keluhan mengendap menjadi prasangka. Laporkan kepada kami. Kami ada untuk mendengar, menjelaskan, dan mencari solusi bersama,” tambah erly.
Langkah ini menegaskan komitmen RSUD Moh Anwar bahwa mutu layanan tidak hanya soal tindakan medis, tetapi juga kesediaan mendengar dan merespons masyarakat. Bagi rumah sakit, setiap keluhan adalah peluang untuk berbenah.






Komentar