Sumenep||angkatberita – PT PLN (Persero) ULP Sumenep menginformasikan adanya pemadaman listrik berencana selama 6,5 jam pada Kamis, 21 Mei 2026, mulai pukul 09.00 hingga 15.30 WIB. Pemadaman dilakukan untuk mendukung pekerjaan pemasangan tiang sisip penyulang baru.
Kepala ULP PLN Sumenep, Achmad Suaidi, menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan dan peningkatan keandalan jaringan listrik di wilayah Sumenep.
“Tiang sisip adalah penambahan tiang pada jalur jaringan existing. Fungsinya untuk memperkuat konstruksi jaringan, menjaga jarak aman penghantar, serta mendukung pembagian beban penyulang. Tujuannya agar suplai listrik ke pelanggan lebih andal dan potensi gangguan ke depan bisa ditekan,” katanya, Kamis 21 Mei 2026.
Demi keselamatan petugas dan masyarakat selama pekerjaan berlangsung, aliran listrik akan dipadamkan sementara di 17 titik. Diantaranya wilayah Desa Gedungan, Patean, Gunggung dan Nambakor .
Kemudian di area Fasilitas Publik dan Bisnis. Seperti SPBU Kolor, Dealer Yamaha Sumenep, Dealer Sinar Baru Sumenep, Hotel Myze dan Hotel Musdalifah. Lalu Probet Billiard, Pengadilan Agama Sumenep, Gudang Garam Sumenep dan Kantor DPRD Sumenep.
Target pemadamannya juga akan menyasar area Pendidikan dan Industri. Yakni kampus Universitas PGRI Sumenep, Universitas Wiraraja, SMK Negeri 1 Sumenep dan PT. Karyadibya Mahardika
Berkenaan dengan pemadaman sementara ini, Suaidi menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan terdampak. Yaitu atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman sementara ini.
“Kami upayakan pekerjaan dapat selesai secepat mungkin sesuai kondisi lapangan. Jika pekerjaan rampung sebelum pukul 15.30 WIB, aliran listrik akan langsung dinormalkan tanpa pemberitahuan lagi,” ucapnya.
PLN mengimbau masyarakat, pelaku usaha, dan instansi di wilayah terdampak untuk mengantisipasi kebutuhan listrik selama durasi pemadaman.
Pelanggan juga dapat memantau informasi terkini atau menyampaikan pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile dan Contact Center PLN 123.

Komentar