SIDOARJO, (ANGKAT BERITA) – Pernyataan kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, yang menyebut pria misterius yang diduga terakhir berfoto bersama Ruly Yunis Setiawati telah ditangkap, bertolak belakang dengan keterangan resmi dari Polresta Sidoarjo.
Hingga Senin (29/6), polisi belum membenarkan adanya penangkapan terhadap pria yang diduga terekam CCTV bersama Ruly Yunis Setiawati (50), ASN Kabupaten Bangkalan yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas di area parkir Terminal 1 Bandara Juanda.
Saat dikonfirmasi AngkatBerita.id, Kasi Humas Polresta Sidoarjo AKP Tri Novi Handono menegaskan penyidikan masih terus berjalan.
“Terima kasih, sampai sekarang masih menunggu hasil Laboratorium Forensik Polda Jatim dan masih dalam penyelidikan, pendalaman, mengumpulkan data-data serta masih memeriksa beberapa saksi-saksi,” jawab AKP Tri Novi
Ketika kembali ditanya apakah informasi yang beredar mengenai pria tersebut telah diamankan dapat dibenarkan, Kasi Humas tidak memberikan konfirmasi mengenai adanya penangkapan.
“Masih dalam penyelidikan ya, terima kasih,” balasnya singkat.
Jawaban tersebut memunculkan perbedaan dengan pernyataan kuasa hukum keluarga korban yang sebelumnya menyebut pria misterius diduga telah diamankan dan bahkan menyatakan ciri-cirinya sesuai dengan sosok yang terekam kamera pengawas (CCTV).
Perbedaan informasi ini pun memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat, di satu sisi, pihak kuasa hukum menyampaikan seolah telah ada perkembangan signifikan berupa penangkapan.
Namun di sisi lain, kepolisian sebagai pihak yang menangani penyidikan justru belum membenarkan informasi tersebut dan menegaskan proses penyelidikan masih berlangsung.
Publik kini menunggu penjelasan resmi dari Satreskrim Polresta Sidoarjo terkait perkembangan pengungkapan kasus kematian Ruly Yunis Setiawati, termasuk kepastian mengenai identitas pria yang terakhir bersama korban serta ada atau tidaknya pihak yang telah diamankan.
Kasus ini menjadi perhatian luas karena hingga kini penyebab pasti kematian korban dan motif di balik peristiwa tersebut masih menunggu hasil Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur serta rangkaian penyidikan yang dilakukan penyidik.






Komentar