Pembegalan Sadis di Jrengik! Penumpang Siram Sopir Gojek dengan Bensin.

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025 - 12:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang (ANGKAT BERITA) — Warga Dusun Penyiburan, Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, digegerkan aksi pembegalan sadis pada Senin pagi (13/10/2025) sekitar pukul 07.30 WIB.

Seorang pengemudi ojek asal Sidoarjo, Stevens Charles Ricky, menjadi korban kekejaman penumpang yang memesan ojek secara offline, bukan lewat aplikasi resmi.

Pelaku menyiram tubuh korban dengan bensin, lalu membakarnya hidup-hidup sebelum kabur membawa motor korban.

Informasi awal menyebutkan, sebelum kejadian pelaku mendatangi korban secara langsung di Surabaya untuk memesan jasa ojek menuju Madura tanpa melalui aplikasi online, korban menerima orderan offline tersebut dan berangkat mengantar pelaku melintasi Jembatan Suramadu hingga ke arah Kabupaten Sampang.

Perjalanan sempat berjalan normal. Namun, saat tiba di Dusun Penyiburan, Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, pelaku menunjukkan niat jahatnya. Secara tiba-tiba, pelaku menyiram tubuh korban dengan bensin yang diduga telah dibawa sejak awal, tak lama kemudian, pelaku menyulut api hingga tubuh korban terbakar hebat.

Baca Juga :  Cetak Karakter Siswa Lewat Perjusa SDN Kendaban 1 Tanah Merah, Bangkalan.

Korban sempat berteriak meminta tolong sambil berusaha memadamkan api, di saat bersamaan, pelaku langsung tancap gas membawa kabur motor korban dan menghilang dari lokasi.

Warga sekitar yang mendengar jeritan korban segera mendatangi lokasi dan memberikan pertolongan darurat. Tubuh korban mengalami luka bakar parah di bagian kepala, lengan kanan, lengan kiri, punggung, dan paha kiri. Korban kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Kondisi korban disebut mulai stabil, namun masih dalam perawatan intensif.

“Kami mohon doa agar saudara kami segera pulih dan pelaku ditangkap,” ujar salah satu kerabat korban di rumah sakit.

Baca Juga :  Kapolri Mutasi Tiga Kapolres di Madura, Tongkat Komando Berganti

Kapolsek Jrengik, AKP Sunarno, S.H., membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, kejadian ini terjadi di perbatasan Bangkalan–Sampang, korban adalah pengemudi ojek online asal Sidoarjo yang menerima orderan offline dari pelaku.

Setelah membakar korban, pelaku melarikan diri membawa sepeda motor. Kasusnya sudah kami koordinasikan dan akan dilimpahkan ke Polres Sampang untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Saat ini polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, dan melakukan penyisiran untuk memburu pelaku, polisi menduga pelaku sudah merencanakan aksinya sejak awal perjalanan.

Hingga kini pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Kasus ini menjadi perhatian publik dan memicu keresahan di kalangan pengemudi ojek online.

 

Berita Terkait

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru