Lagi-Lagi Proyek Irigasi di Sampang Disorot, Hippa Perintis Jaya Tak Sesuai Aturan

- Redaksi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 14:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, angkatberita.id – Proyek saluran irigasi melalui Kegiatan Hippa Perintis Jaya di Dusun Burnang, Desa Mambulu Barat, anggaran 195 juta kembali disorot publik, investigasi lapangan menemukan adanya indikasi penyimpangan serius dari petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.

Bangunan saluran yang seharusnya memiliki lebar pinggiran 40 sentimeter ternyata tidak mencapai ukuran standar. Selain itu, proyek tersebut juga dikerjakan tanpa pondasi, padahal pondasi merupakan syarat utama untuk menjaga kekuatan dan daya tahan bangunan, selain itu juga batas baru setara dengan tanah yang seharusnya lebih tinggi 10 meter.

Baca Juga :  ULP Sumenep Pastikan Pasokan Listrik di Gereja dan Fasilitas Umum Jelang Nataru 2024 Aman

Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa pengerjaan dilakukan asal-asalan dan berpotensi merugikan petani yang mestinya menjadi penerima manfaat utama, lebih jauh, publik mempertanyakan ke mana arah pengawasan dari pemerintah desa maupun tim pelaksana.

Saat dikonfirmasi, Selasa (26/08) PJ Desa Mambulu Barat yang dihubungi untuk menanyakan Ketua Hippa selaku pihak pelaksana, belum memberikan jawaban hingga berita ini diturunkan, tidak menjawabnya konfirmasi tersebut menambah keraguan publik atas transparansi proyek yang dibiayai pemerintah ini.

Baca Juga :  Polres Langkat Laksanakan Sholat Subuh Berjamaah Bersama Warga di Masjid Syuhada Stabat*

Masyarakat berharap aparat pengawas dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Jawa Timur, untuk memastikan apakah proyek tersebut masih dibiarkan berjalan tanpa koreksi, atau akan ditindak tegas sesuai aturan.

Berita Terkait

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
Kolaborasi Budaya Melayu-Tionghoa Tutup Meriah Pentas Bhineka Kebangsaan, Tanjab Barat Teguhkan Semangat Persatuan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Berita Terbaru