
Tebing Tinggi, Tanjab Barat, angkatberita.id – Dugaan ketidakmampuan Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa (Kades) Purwodadi, Hartono, dalam memimpin kedisiplinan perangkat desa menjadi sorotan. Pasalnya, pada tanggal 19 Agustus 2025 lalu, kantor Desa Purwodadi, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, didapati masih tertutup rapat pada pukul 09.00 WIB, menyebabkan pelayanan kepada masyarakat terganggu.
Ironisnya, Pjs Kades Hartono membantah kejadian tersebut saat dikonfirmasi. “Pernyataan itu tidak benar,” ujarnya singkat.
Namun, bantahan tersebut bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Seorang wartawan menyaksikan langsung kondisi kantor desa yang masih tertutup rapat pada jam kerja tersebut.
Kadis PMD Minta Penjelasan, Pjs Kades Berdalih Berita Hoax
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tanjab Barat, saat dikonfirmasi via WhatsApp, menyatakan bahwa pihaknya telah meminta Pjs Kades Hartono untuk memberikan penjelasan terkait kejadian ini. Kadis PMD kemudian meneruskan keterangan Pjs Kades tersebut kepada awak media.
Dalam keterangannya kepada Kadis PMD, Pjs Kades Hartono berdalih bahwa berita tersebut adalah hoax dan tidak masuk akal. “Berita hoax tu pak kadis, mana mungkin kami tutup jam 09.00 nggak masuk akal,” tulis Pjs Kades Hartono melalui pesan WhatsApp kepada Kadis PMD.
Pernyataan Pjs Kades Hartono tersebut menuai kecaman dari warga setempat. Mereka menyayangkan sikap Pjs Kades yang secara terang-terangan memberikan pernyataan bohong kepada kadis PMD
“Kadis saja berani dia kibuli apalagi kita masyarakat” ujar warga kekeh







Komentar