Dari Pusaka ke Peradaban, BPK Jatim Rekam Jejak Keraton Sumenep

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep||angkatberita– Upaya pelestarian warisan budaya Madura terus diperkuat. Tim pengumpul data dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jawa Timur menyambangi Keraton Sumenep, Selasa (12/05/2026), untuk merekam jejak sejarah dan kondisi terkini salah satu pusat peradaban penting di Pulau Garam itu.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua Forum Silaturahmi Kraton Nusantara (FSKN) Kasultanan Sumenep, RBM Chairil Anwar Gondodiwiryo, di kawasan Keraton Sumenep. Kehadiran tim BPK Jatim ini dalam rangka pengumpulan informasi terkait perjalanan sejarah Keraton Sumenep beserta dinamika pelestarian warisannya dari masa ke masa.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, tim BPK Jatim melakukan wawancara mendalam dengan Ketua FSKN. Diskusi mencakup sejarah panjang Keraton Sumenep, perkembangan budaya dan sistem pemerintahan pada era kerajaan, hingga kondisi terkini berbagai peninggalan keraton.

Baca Juga :  Polres Sumenep Turun Gunung Jelang Ramadhan, Pidsus Pastikan Harga Sembako di Pasar Anom Tetap Terkendali

RBM Chairil Anwar Gondodiwiryo menegaskan bahwa Keraton Sumenep memiliki posisi strategis dalam sejarah Madura.

“Keraton Sumenep bukan hanya sekadar simbol pemerintahan masa lalu, tapi juga pusat kebudayaan dan jejak sejarah yang harus dijaga bersama,” ujarnya.

Ia memaparkan ragam warisan yang masih terjaga, mulai dari bangunan bersejarah dengan arsitektur khas, benda-benda pusaka, hingga berbagai tantangan dan upaya pelestarian yang terus dilakukan. Semua itu, menurutnya, merupakan jembatan dari pusaka leluhur menuju peradaban yang diwariskan ke generasi mendatang.

Baca Juga :  Diduga Provider Nakal Beroperasi di Bangkalan Tanpa Kantongi Izin Resmi, Pihak Pemkab Diminta Lakukan Evaluasi Tegas

Sementara itu, perwakilan Tim BPK Jatim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program dokumentasi dan penguatan data kebudayaan di Jawa Timur.

“Penggalian informasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi Keraton Sumenep dari masa ke masa, termasuk strategi pelestarian warisan budaya di tengah perkembangan zaman,” jelasnya

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pelestarian cagar budaya. Dari pusaka yang dirawat, lahir kesadaran peradaban bahwa warisan sejarah dan budaya Keraton Sumenep adalah kekayaan bangsa yang tak ternilai.

Berita Terkait

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal
Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Kata Kasat Lantas Sumenep Soal Pemutihan Pajak 2026 di RRI

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Berita Terbaru