Cuaca Ekstrem Kembali Menelan Korban: Petani di Sampang Tewas di Sawah

- Redaksi

Rabu, 25 Desember 2024 - 18:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Screenshot saat korban di bawa masyarakat menuju rumah

Sampang ( ANGKAT BERITA) – Seorang warga Dusun Karang Anyar, Desa Madupat, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, berinisial S, meninggal dunia akibat tersambar petir saat bekerja di sawah, Rabu sore (25/12/2024).

Menurut keterangan salah satu warga setempat, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat korban bersama istrinya tengah bekerja di sawah mereka. Hujan yang tiba-tiba turun disertai petir menjadi awal dari kejadian nahas tersebut. Sambaran petir mengenai S, menyebabkan ia meninggal di lokasi kejadian, sementara sang istri selamat tanpa luka.

“Tadi sekitar jam 4 kejadiannya, dia sedang bekerja di sawah bersama istrinya. Tapi, istrinya tidak apa-apa, hanya suaminya yang terkena petir,” ungkap seorang saksi mata.

Baca Juga :  Warga Pragaan Daya Tewas dalam kecelakaan di duga pelaku melarikan diri

Anggota Polsek Camplong yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Dari informasi yang dihimpun, korban dan istrinya tengah menyelesaikan pekerjaan di sawah saat cuaca mulai mendung. Ketika hujan mulai turun, mereka tetap melanjutkan aktivitas, hingga sambaran petir menyambar korban.

Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian segera melaporkan peristiwa ini kepada aparat setempat. Korban kemudian dievakuasi dengan bantuan warga.

Baca Juga :  Kajati Jambi Resmikan Sumur JIAT di Tanjab Barat, Dorong Ketahanan Pangan Daerah

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di area terbuka seperti sawah, saat cuaca ekstrem. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk segera mencari tempat perlindungan yang aman jika hujan disertai petir.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Aparat kepolisian juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya petir demi menghindari kejadian serupa di masa mendatang.;;;

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru