
Bangkalan.angkatberita.id
Malam gelap di halaman SMPN 2 Bangkalan berubah menjadi hangat saat api unggun menjulang pada kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami), 20–21 September 2025. Ratusan siswa baru kelas VII larut dalam suasana kebersamaan, menjadikan Persami bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan ajang pembentukan karakter dan persaudaraan.
Wakil Kepala Sekolah SMPN 2 Bangkalan, Anton, yang bertindak sebagai pembina upacara api unggun, menyampaikan pesan filosofis di hadapan para peserta. Menurutnya, api melambangkan semangat perjuangan dan ikatan kebersamaan yang harus dijaga oleh siswa baru.
“Panas dari api unggun ini adalah simbol perjuangan dan keterikatan. Siswa-siswi baru harus mampu kompak, saling menguatkan, dan bersama-sama menciptakan kerukunan serta kegembiraan. Inilah wujud nyata Dasa Darma Pramuka, khususnya cinta alam dan kasih sayang sesama manusia,” ujar Anton penuh semangat, Sabtu (20/9)
Kegiatan Persami tahun ini juga mendapat dukungan dari Palang Merah Remaja (PMR) SMPN 2. Khaira, salah satu perwakilan PMR, menegaskan bahwa Persami menjadi momentum penting untuk menanamkan disiplin dan kebersamaan sejak dini.
“Persami bukan hanya perkemahan, tetapi sarana siswa baru belajar beradaptasi, membangun solidaritas, dan berlatih tanggung jawab. Melalui kegiatan ini, mereka memperoleh keabsahan sebagai anggota Pramuka tingkat penggalang, sekaligus menyiapkan diri untuk meraih prestasi sesuai visi-misi sekolah,” tutur Khaira.
Dengan berakhirnya Persami pada Minggu siang, para siswa baru meninggalkan halaman sekolah dengan wajah penuh keceriaan. Kobaran api unggun yang telah padam seolah meninggalkan jejak semangat: bersatu, berdisiplin, dan berkarakter sebagai generasi muda penerus bangsa.
Robin







Komentar