SAMPANG (ANGKAT BERITA) – Pekerjaan saluran irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Dusun Asem Raya, Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, menuai sorotan. Kamis (16/07)
Proyek yang dilaksanakan P3A Rabasan Indah dengan anggaran APBN Tahun 2026 sebesar Rp195 juta itu diduga tidak dikerjakan sesuai shop drawing, terutama pada bagian pondasi.
Berdasarkan dokumen gambar teknis yang diperoleh Angkat Berita, pondasi pasangan batu harus memiliki kedalaman 0,30 meter (30 sentimeter). Namun, hasil penelusuran di lapangan menunjukkan dugaan pelaksanaan yang tidak seragam, pada beberapa titik terlihat dilakukan penggalian pondasi, sedangkan di titik lainnya pasangan batu diduga langsung dipasang tanpa galian pondasi sebagaimana dipersyaratkan dalam gambar kerja.
Perbedaan pelaksanaan tersebut memunculkan dugaan bahwa pekerjaan tidak sepenuhnya mengacu pada shop drawing, padahal, pondasi merupakan bagian penting yang berfungsi menopang konstruksi pasangan batu agar tetap stabil dan memiliki daya tahan sesuai umur rencana bangunan.
Saat dikonfirmasi terkait pekerjaan tersebut, Akrom membantah bahwa proyek tersebut merupakan tanggung jawabnya.
“Itu bukan proyek saya,” ujarnya singkat.
Bantahan tersebut belum menjawab siapa pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan di lapangan, hingga berita ini diterbitkan, pengurus P3A Rabasan Indah maupun pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan pondasi dengan gambar teknis.
Atas temuan tersebut, masyarakat meminta BBWS Brantas segera melakukan pemeriksaan teknis di lapangan dengan mengukur langsung kedalaman pondasi pada setiap segmen pekerjaan.
Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk memastikan apakah pelaksanaan benar-benar telah memenuhi spesifikasi teknis sebagaimana tercantum dalam shop drawing, sekaligus menjamin kualitas bangunan dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.
Jika ditemukan adanya penyimpangan, pihak berwenang diharapkan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.





Komentar