Warga Guluk-Guluk Jadi Korban Penganiayaan dan Teror Pembunuhan, Polisi Didesak Segera Ringkus Pelaku

- Redaksi

Jumat, 5 September 2025 - 08:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Atas : Saat korban inisial H lakukan visum di Puskesmas Guluk-Guluk bersama keluarganya. Bawah : Surat laporan korban

 

Sumenep, angkatberita.id– Ancaman kriminal kembali menghantui warga. Seorang pemuda berinisial H, warga Dusun Guluk-Guluk Tengah, Desa Guluk-Guluk, Kecamatan Guluk-Guluk, resmi melaporkan kasus penganiayaan disertai pengancaman pembunuhan ke Mapolsek Guluk-Guluk, Kamis (04/09/2025).

Peristiwa mencekam itu bermula saat korban sedang duduk bersama rekannya, Makbul, sekitar pukul 17.30 WIB. Tiba-tiba terlapor bernama Riji datang dari arah utara, lalu berhenti setelah melihat korban. Tanpa banyak bicara, pelaku turun dari motor, mengeluarkan linggis yang telah disiapkan, dan langsung menghajar korban.

Korban sempat berduel mempertahankan diri hingga berhasil diselamatkan oleh Makbul dan beberapa santri Pondok Pesantren Nirmala yang keluar setelah mendengar keributan.

Baca Juga :  LSM LPKN Tipikor Laporkan Kepala Desa Sei Buluh Kecamatan Sei Bamban di Kejaksaan Terkait Dugaan Penyimpangan Dana Desa.

Akibat kejadian tersebut, korban menderita luka di wajah dan cedera ringan di betis kanan. Namun yang lebih parah, korban kini mengalami trauma mendalam karena merasa keselamatannya terus terancam.

“Saya berharap pelaku segera ditangkap. Sebab ia sudah berulang kali mengancam akan menembak saya,” tegas H kepada media.

Ancaman itu bukan sekali dua kali. Menurut korban, Riji sudah tujuh kali melontarkan teror pembunuhan kepadanya. Pernyataan itu juga dibenarkan saksi Makbul.

Baca Juga :  Soroti Minimnya Keberpihakan Pascabencana, PKB Ancam Tidak Setujui R-APBK 2026

“Pelaku sempat bilang ke saya: ‘Jangan ikut-ikutan, nanti tau sendiri akibatnya. Saya belum selesai, saya akan tembak kau’,” ujar Makbul menirukan ancaman pelaku.

Meski laporan resmi sudah diterima pihak kepolisian dengan Nomor STPL/12/IX/2025/SPKT/Polsek Guluk-Guluk/Polres Sumenep/Polda Jatim, korban menilai lambannya tindakan aparat membuat dirinya semakin cemas.

“Saya yakin pelaku sudah tahu kalau saya melapor. Bisa saja ia menyerang lagi kapan pun terhadap saya,” ungkap korban dengan nada was-was. (Asm)

Berita Terkait

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru