
Sampang, angkatberita.id – Dugaan praktek kotor kembali mencoreng institusi kepolisian di Sampang, seorang oknum polisi bernama Aipda Rendra Hermansyah, mantan PS Kanit Tipidter yang kini beralih nama menjadi Tipidsus, disorot lantaran disebut jarang ngantor namun tetap leluasa mengatur setoran haram dari bisnis ilegal.
Dilansir dari Media jawapes.co.id, meski absen berbulan-bulan, oknum tersebut tetap dianggap “kunci” dalam menyalurkan uang dari pengusaha rokok ilegal hingga tambang gelap. Bahkan, setiap ada pergantian Kapolres maupun Kasatreskrim, posisinya disebut selalu aman.
“Dia jarang sekali hadir di kantor. Tapi urusan setoran, tetap jalan,” ungkap sumber terpercaya di internal.
Seorang pengusaha rokok ilegal di Kecamatan Banyuates, Sampang, yang enggan disebut namanya, mengaku setoran mencapai jumlah fantastis.
“Kurang lebih Rp90 juta setiap bulan,” ujarnya.
Ditanya soal arah aliran dana, pengusaha itu menolak menjawab rinci. “Saya masih di Kalimantan, kalau sudah di Madura nanti bisa ketemu langsung, biar jelas semuanya,” katanya.
Saat dimintai konfirmasi Oleh Media jawapes.co.id terkait tuduhan mengoordinasi setoran ilegal se-Sampang, oknum Aipda Rendra memilih bungkam, panggilan telepon dan pesan yang dikirimkan tidak direspon.
Plh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, hanya memberi jawaban singkat.
“Mohon waktu, mau dikoordinasikan dengan pimpinan,” ucapnya.
Publik kini bertanya-tanya, benarkah ada jaringan besar di balik nama oknum Aipda Rendra? Ataukah kasus ini hanya akan dibiarkan tenggelam tanpa kejelasan?
Sumber: jawapes.co







Komentar