Hujan dan Angin Kencang di Sampang, Akses Jalan Sempat Terputus

- Redaksi

Jumat, 3 Januari 2025 - 16:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: keadaan pohon tumbang yang menghalangi pengendara

SAMPANG|| ANGKAT BERITA – Cuaca ekstrem kembali melanda Kabupaten Sampang. Sebuah pohon tumbang terjadi di Dusun Laeran, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, pada Kamis (2/1/2025) sekitar pukul 12.00 WIB. Insiden ini disebabkan oleh hujan deras yang disertai angin kencang, yang mengakibatkan sebuah pohon jenis asam jawa dengan diameter sekitar 60 cm roboh dan menutup akses jalan desa.

Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, aktivitas warga sempat terganggu sebelum tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PLN, dan masyarakat setempat bergerak cepat menangani situasi.

Kepala Pelaksana BPBD Sampang, Candra Ramadhani Amin, menyampaikan bahwa pihaknya langsung mengerahkan tim ke lokasi setelah menerima laporan. “Kami segera mengirimkan tim untuk mengevakuasi pohon tumbang, membersihkan lokasi, dan memastikan akses jalan kembali normal. Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, evakuasi dapat diselesaikan dengan cepat,” ujarnya.

Baca Juga :  Hari Jadi Rupiah Sebagai Jejak Pengorbanan Gusti Pangeran Cakraningrat IV Madura

Ia menambahkan, cuaca ekstrem seperti ini mengharuskan masyarakat untuk lebih waspada. “Kami mengimbau warga untuk selalu berhati-hati, terutama saat terjadi hujan deras dan angin kencang. Risiko pohon tumbang, tanah longsor, atau bencana lain bisa meningkat kapan saja,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi cuaca di Kabupaten Sampang terpantau hujan ringan, dan akses jalan di Desa Daleman sudah kembali normal. BPBD juga memastikan situasi di wilayah ini secara umum aman dan terkendali.

Baca Juga :  Prostitusi Terselubung All You Massage, Pemkot Jakbar Tidak Mampu Menutup Ada apa?

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat Kabupaten Sampang akan dampak dari cuaca ekstrem. Para ahli dan otoritas terkait mendorong masyarakat untuk lebih proaktif dalam mempersiapkan diri menghadapi musim hujan, termasuk memeriksa kondisi pohon di sekitar rumah dan lingkungan.

Bagi warga yang tinggal di daerah rawan, seperti dekat tebing atau bantaran sungai, disarankan untuk segera melaporkan potensi bahaya kepada pihak berwenang. Kolaborasi antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk meminimalkan dampak dari bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru