AUMA Kirim Surat Susulan Terkait Kontroversi Proyek Replika Ka’bah di Sampang

- Redaksi

Jumat, 3 Januari 2025 - 21:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Surat Susulan AUMA

SAMPANG || ANGKAT BERITA -Setelah sebelumnya mengirimkan surat pertama yang berisi saran kepada pelaksana proyek replika Ka’bah di Dusun Jiken, Desa Taman, Kecamatan Jrengik, Asosiasi Ulama Madura (AUMA) kembali mengirimkan surat susulan. Proyek tersebut telah mengundang kontroversi di kalangan masyarakat dan ulama setempat.

Surat susulan tersebut ditujukan kepada Ketua Front Pembela Islam (FPI) Madura, Habib Abdurrahman Khered, dengan pesan yang tegas. Isi surat itu menyampaikan:

Baca Juga :  Pengadaan Seragam Rp 3 Miliar, Pemuda Sumenep Desak Pemkab Libatkan Penjahit Lokal

“AUMA hanya menyampaikan sikap dan saran dari masyaikh yang hadir dan bertanda tangan dalam musyawarah pada Senin, 30 Desember 2024. Maka, demi kemaslahatan bersama, silakan jalankan saran dan masukan tersebut, dan jika tidak, kami lepas tanggung jawab seandainya terjadi sesuatu yang tidak kami harapkan.” begitu isi dalam surat tersebut.

Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum AUMA, KH. Karrar Sinhaji, dan Sekretaris Umum, Drs. KH. Fadholi Moh Runam, M.Si.

Baca Juga :  PT SBL Hampir Selesai Dan Siap Terima 18.000 Karyawan, Lucky Hakim: Harus Rekrut Pekerja Lokal Diprioritaskan 

Sampai berita ini dirilis, pihak media telah mencoba meminta tanggapan dari Habib Abdurrahman Khered terkait isi surat tersebut, namun beliau belum memberikan jawaban.

Kontroversi terkait replika Ka’bah ini terus menjadi perhatian publik, terutama karena melibatkan pandangan dari para ulama Madura dan tokoh masyarakat. Perkembangan lebih lanjut terkait respons dari pihak-pihak terkait masih ditunggu.

Berita Terkait

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru