Mahasiswa Fakultas Hukum Unija Lakukan PKL di Bagian Hukum Setda Sumenep

- Redaksi

Selasa, 4 Februari 2025 - 11:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Fakultas Hukum Unija Lakukan PKL di Bagian Hukum Setda Sumenep

SUMENEP ( ANGKAT BERITA) – Kampus Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep mendorong para mahasiswanya untuk kaya pengalaman. Terbukti ada 7 mahasiwa Fakultas Hukum yang diletakkan di bagian hukum sekretariat daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk melakukan praktek kerja lapangan (PKL). Kehadiran mereka diterima langsung Kabag Hukum Hisbul Wathan.

Mereka memulai kegiatan PKL selama dua minggu Yakni sejak tanggal 20 januari  sampai 05 Februari 2025. Selama PKL mereka akan belajar secara langsung tentang administrasi pemerintahan, pelayanan publik, tata kelola keuangan daerah, hingga komunikasi pemerintahan.

Kepala Kabag hukum Hizbul Wathan, S.H,M.H menyambut baik kehadiran 7 peserta PKL dari kampus Unija tetsebut. Sebab kegiatan tersebut  penting program untuk menciptakan generasi muda yang unggul. Ini sesuai dengan amanah undang-undang dasar 1945, sebagaimana mencerdaskan kehidupan bangsa ini.

Baca Juga :  MR KAHMI IAIN Madura Gelar Silaturahmi dengan Adi Prayitno di Pamekasan

“PKL bukan hanya sekedar program wajib akademik, tetapi memberikan kesempatan untuk memahami bagaimana pemerintahan berjalan. Kami berharap pengalaman ini bisa menjadi bekal bagi mereka dalam meniti karier di masa depan,” katanya.

Menurut dia, selama masa PKL, peserta akan mendapatkan bimbingan dari para pegawai Setda yang berpengalaman. Mereka juga akan diajarkan berbagai aspek ilmj. “mulai dari tata kelola administrasi, koordinasi antar-instansi, hingga pengambilan kebijakan publik,” imbuh Wathan.

Sementara itu, Koordinator PKL, Ach Syarif Hidayatullah, mengucapkan terimakasih karena bisa diterima untuk PKL di bagian hukum setda Sumenep. Tentu ini menjadi pintu untuk menambah wawasan dan pengalaman.

Baca Juga :  UNESA Wujudkan Kampus Berdampak Lewat Penguatan Kompetensi Guru MPLB di Jawa Timur

“Kami mendapatkan banyak wawasan baru, terutama dalam memahami proses administrasi pemerintahan yang selama ini hanya kami pelajari secara teori di kampus,” katanya.

Salah satu peserta PKL, Moh Zaki Nabel Al Faridi juga merasa bersyukur bisa melaksanakan program PKL tersebut. Karena bisa merasakan langaung bagaimana siatem kerja di pemerintahan. Termasuk tenggelam dalam jagat yang nyata beretorika secara absolut dengan para  pemangku jabatan.

“Sehingga kami benar benar menyerap keilmuan yang telah di ajarkan disini dan ini juga sebagai bekal kami untuk menyusun tangga kesuksesan di dunia kepemerintahan” ucapnya.

Berita Terkait

Dinas Pendidikan Bangkalan Panggil Kasek Kraton 3 Terkait Polemik Buku Paket
Ingin Pendidikan Agama dan Umum Seimbang? Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan Buka Pendaftaran 2026/2027
Dugaan Pungutan di MAN 1 Bangkalan Picu Keresahan Wali Murid
Kadis Pendidikan Dorong Guru Tinggalkan Metode Konvensional, Perkuat Pembelajaran Aktif
Sumbangan Rutin Tahunan MAN Bangkalan Terindikasi Penyimpangan, Realita dan Notulen tak Sinkron 
Hari Anak GMIT ke-25, STAKAS Gelar Pelayanan Anak di GMIT Mahanaim Naileu
Hari Anak GMIT ke-25, STAKAS Gelar Pelayanan Anak di GMIT Mahanaim Naileu
Bupati TTS, Hadiri HUT Guru Nasional Ke-80, di SDN Batu Putih

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Dinas Pendidikan Bangkalan Panggil Kasek Kraton 3 Terkait Polemik Buku Paket

Senin, 4 Mei 2026 - 10:42 WIB

Ingin Pendidikan Agama dan Umum Seimbang? Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan Buka Pendaftaran 2026/2027

Kamis, 30 April 2026 - 13:02 WIB

Dugaan Pungutan di MAN 1 Bangkalan Picu Keresahan Wali Murid

Kamis, 26 Februari 2026 - 01:02 WIB

Kadis Pendidikan Dorong Guru Tinggalkan Metode Konvensional, Perkuat Pembelajaran Aktif

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:56 WIB

Sumbangan Rutin Tahunan MAN Bangkalan Terindikasi Penyimpangan, Realita dan Notulen tak Sinkron 

Berita Terbaru