
Sampang|| ANGKAT BERITA – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbangda) Kabupaten Sampang mengadakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 dan Forum Konsultasi Publik terkait Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sampang 2025-2029 di Pendopo Trunojoyo Bupati Sampang. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Bappelitbangda Provinsi Jawa Timur, Bakorwil IV Pamekasan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan camat se-Kabupaten Sampang.
Dalam sambutannya, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sampang, Ir. Hj. Umi Hanik Laila, mengungkapkan sejumlah permasalahan yang menjadi prioritas pembangunan, seperti peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), daya saing ekonomi, penguatan tata kelola pemerintahan, serta pengembangan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan hidup. Sementara itu, dalam RPJMD 2025-2029, fokus utama adalah pembangunan SDM yang berkualitas, peningkatan ekonomi berbasis keunggulan lokal, pengurangan kemiskinan, dan perbaikan infrastruktur yang berkelanjutan.
Visi pembangunan Kabupaten Sampang, yang tertuang dalam “Sampang Hebat Bermartabat Plus”, bertujuan untuk menjadikan Sampang sebagai daerah yang maju dan berbudaya, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui inovasi dan pengelolaan pembangunan yang lebih baik. Kepala Bidang Perencanaan Bappelitbangda, Didi Achmadi, menjelaskan bahwa RPJMD 2025-2029 terdiri dari empat pilar utama, yaitu Sampang unggul dan harmonis, mapan dan mandiri, membangun dan lestari, serta melayani dan inovatif.
Kepala Bakorwil IV Pamekasan, Dra. Sufi Agustini, juga menegaskan pentingnya sinergi antara misi pembangunan Kabupaten Sampang, misi pemerintah provinsi, dan program nasional guna mempercepat pencapaian pembangunan yang tepat sasaran, yang pada akhirnya mendukung Indonesia Emas 2045.







Komentar