
ANGKAT BERITA|| Sampang -Masyarakat Dusun Taman, Desa Ragung, Kecamatan Pangarengan, telah melaksanakan pembangunan jalan secara swadaya. Jumat (18/04)
Inisiatif yang diprakarsai oleh tokoh masyarakat setempat, Ach. Jaya Karunia, mendapatkan perhatian luas, terutama terkait dengan kontribusi aktif warga yang bersedia menyumbangkan tenaga, waktu, demi perbaikan infrastruktur desa.
Tokoh Masyarakat Ach. Jaya Karunia, akrab dipanggil Jaya mengatakan, Meskipun ada berbagai pandangan yang berkembang di kalangan warga terkait proyek tersebut, tokoh masyarakat dan pemerintah desa menegaskan bahwa setiap upaya baik yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan bersama seharusnya didukung, bukan dipertanyakan.
“Ini bukan hanya soal pembangunan jalan, tetapi juga tentang bagaimana kita sebagai masyarakat saling membantu dan bergotong royong untuk kemajuan bersama,” ujar Jaya
Ia menekankan bahwa proyek ini tidak memiliki kepentingan pribadi ataupun pencitraan, melainkan semata-mata untuk kepentingan bersama.
“Kami semua terlibat karena peduli dengan masa depan anak cucu kita, pembangunan jalan ini akan meningkatkan aksesibilitas dan mempermudah mobilitas warga, itu adalah tujuan utama,” tambahnya.
Dukungan terhadap inisiatif tersebut juga datang dari H, seorang tokoh masyarakat yang dikenal cukup berpengaruh di wilayah tersebut, H menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dalam setiap program pembangunan.
“Pembangunan jalan ini bukan hanya sekedar proyek fisik, ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kita semua, Ketika kita bersatu,banyak hal yang bisa kita capai, ini adalah contoh nyata bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam pembangunan desa, meski dengan keterbatasan anggaran,” ujarnya.
Menurut H, semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh masyarakat Dusun Taman seharusnya menjadi inspirasi bagi desa-desa lain yang menghadapi tantangan serupa.
Dalam kesempatan yang sama, PJ Kepala Desa Ragung Musarrofah SPd.SD, juga memberikan apresiasi atas kontribusi masyarakat dalam pembangunan jalan ini.
“Kami sangat mengapresiasi semangat warga yang terlibat langsung dalam pembangunan jalan ini, meskipun anggaran terbatas, kebersamaan masyarakat sangat membantu kelancaran proyek ini, kami berharap inisiatif ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainnya untuk bekerja sama dalam memajukan desa,” jelasnya.
Meskipun ada berbagai suara kritis terkait pelaksanaan proyek swadaya ini, pemerintah desa menegaskan bahwa semua pendapat, baik yang mendukung maupun yang mengkritik, harus disikapi secara bijak.
“Kritik dan pendapat yang beragam adalah bagian dari dinamika dalam kehidupan bermasyarakat, namun, kita harus tetap fokus pada tujuan bersama, yaitu memajukan desa dan meningkatkan kesejahteraan bersama,” ujarnya
Pemerintah desa juga berharap agar masyarakat bisa menjaga semangat kebersamaan dan tidak terpecah belah karena perbedaan pendapat.
“Yang paling penting adalah memastikan bahwa energi kita tidak habis untuk saling mencurigai atau menyalahkan, Desa ini milik kita semua, dan kita bertanggung jawab atas kemajuan serta kesejahteraannya,”tutupnya
Perlu diketahui Inisiatif swadaya pembangunan jalan di Dusun Taman menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih sangat hidup di kalangan masyarakat. Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah desa menjadi kunci sukses dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.







Komentar