Korban CSI dan CTC Datangi Acara KDM DiIndramayu,Ajukan Audensi Dengan Gubernur Minta Solusi Yang Terbaik

- Redaksi

Jumat, 16 Mei 2025 - 21:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu||ANGKAT BERITA – Gelombang kekecewaan dan kemarahan kembali membara di kalangan ribuan anggota Keluarga Besar Cakrabuana Sukses Indonesia (KB-CSI) PT. CSI (Cakrabuana Sukses Indonesia).Selama Sembilan tahun lebih berlalu sejak kasus dugaan penipuan investasi bodong yang menggemparkan pada tahun 2016, harapan para korban untuk mendapatkan kembali dana mereka yang ditaksir mencapai triliunan rupiah kian menipis.

Di acara kunjungan Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat alias Bapak Aing di desa Dadap (Pantai Dadap) Indramayu,ada peluang kesempatan untuk menyampaikan unek-unek dan puncak kekesalan para anggota CSI dan CTC ( Cakra Trader Comunity ) yang ingin bertemu dengan KDM pada hari Rabu malam (14/05/2025) dalam acara kunjungan KDM di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Indramayu. Para anggota korban CSI dan CTC, ingin bertemu dengan Bapak Aing KDM, Gubernur Jawa Barat, dengan harapan dapat menyampaikan secara langsung keluh kesah, meminta bantuan perlindungan,Keadilan dan Solusi yang Terbaik.

Carita, Salah Satu korban CSI yang tampak emosional, mengungkapkan kepada awak media rasa kekecewaan mendalam atas janji-janji manis yang dilontarkan Yahya, mantan Chief Executive Officer (CEO ) PT.CSI. Janji pengembalian dana, baik sebelum maupun sesudah masa tahanannya, dinilai hanya sebagai bualan omong kosong belaka.

 

“Dulu Yahya dengan Motto ‘Aman, Prospektif, dan Menguntungkan’ begitu meyakinkan kami. Tapi nyatanya, sampai hari ini kami hanya merasakan pahitnya penipuan,” ujar Carita dengan nada geram

Baca Juga :  Batu Bertuah Tahan Tembak Adu Sakti di Lapangan Krasela Bangkalan

Keyakinan para korban kini semakin kuat bahwa Bisnis Cakrabuana Sukses Indonesia (CSI) dan Cakra Trader Community (CTC) yang dijalankan Yahya hanyalah sebuah rekayasa untuk memperkaya diri sendiri dan lingkaran terdekatnya. Ketidakjelasan dan ketidaktransparanan pengelolaan dana anggota yang mencapai angka fantastis menjadi sorotan utama yang tak kunjung terjawab.

Penderitaan para anggota CSI sungguh memilukan. Banyak di antara mereka yang harus berjuang melawan stres berat, jatuh sakit akibat tekanan batin, hingga kehilangan harta benda karena terjerat hutang setelah investasi bodong ini merenggut segalanya.

Rumah-rumah terpaksa disita, kesehatan fisik dan mental terganggu, dan ironisnya, tak sedikit pula yang meninggal dunia dalam penantian keadilan yang tak pasti.

Di tengah ketidakjelasan nasib dana triliunan rupiah tersebut, para korban kembali dikejutkan dengan munculnya program baru bernama CTC (Cakra Trader Comunity) alias CSI JILID 2. Program yang diduga memiliki skema serupa ini justru kembali mengecewakan dan menambah luka para anggota CSI yang merasa kembali menjadi korban penipuan.

Kondisi ini semakin memperburuk keadaan para korban CSI dan CTC yang telah bertahun-tahun hidup dalam ketidakpastian. Mereka sangat berharap adanya tindakan tegas dari pihak berwenang untuk mengusut tuntas keberadaan dana anggota yang hilang, menyeret dalang di balik penipuan ini ke meja hijau, dan memberikan keadilan yang selama ini mereka nantikan. Kedatangan korban CSI dan CTC ke kediaman keluarga Bapak Aing KDM untuk BerAudensi adalah bentuk angin segar sekaligus harapan terakhir untuk didengar dan dibantu dalam memperjuangkan hak-hak mereka.

Baca Juga :  BAPAS Pamekasan Tegaskan Layanan Sesuai Prosedur, Klarifikasi soal Tanda Tangan di Rumah Dinas

Dalam pertemuan acara KDM didesa dadap para korban CSI dan CTC disambut oleh ajudan atau sekprinya KDM Satrio langsung menerima berkas dan surat pengajuan Audensi dengan Gubernur KDM sambil berfoto dengan Carita salah satu korban CSI dan CTC.

,” Alhamdulillah pada malam ini kita bisa ketemu dengan ajudan KDM nya kang Satrio,Mudah-mudahan bisa nyampe ke tangan Pak Gubernur KDM, Semoga Bapak Aing, Mendengar keluhan dari warga Jawa Barat Sudah 9 tahun tidak ada Solusi yang Terbaik bagi anggota CSI dan CTC, Dan Mudah-mudahan permintaan audiensi dari para korban CSI dan CTC cepat diterima oleh Gubernur, ini surat,Pak Satrio, mudah-mudahan kami masyarakat ini bisa dibantu oleh Bapak Aing,

Terima kasih Pak Satrio, kami sangat berharap bisa nyampe Surat ini, ” Tegas Carita.

 

(Thoha)

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru