Proyek Milyaran Tuai Sorotan ” Dinas dan Pelaksana Tuding Ada Dugaan Sabotase Pihak Lain”

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 19:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang|| ANGKAT BERITA – Polemik proyek prioritas Kabupaten Sampang Tahun Anggaran 2024 belum juga menemukan titik terang, bahkan semakin membusuk.

Proyek pembangunan Puskesmas Mandangin yang menghabiskan anggaran fantastis dari dana APBD Sampang, kini kembali menjadi bulan-bulanan publik.

Setelah molor, bermasalah, dan penuh pelanggaran, kini bangunan mewah ala proyek “asal jadi” itu bocor parah bak bendungan jebol, uang rakyat kembali terbuang sia-sia!

Sudah bukan rahasia lagi, sejak awal pengerjaan proyek ini sudah menunjukkan tanda-tanda kegagalan, melewati batas kontrak, progres lambat, dan sempat beberapa kali disidak oleh DPRD Sampang komisi IV, tapi aneh bin ajaib, proyek ini tetap dilanjutkan, bahkan diberi perpanjangan waktu.

Dinas Kesehatan dan DPRD seperti tutup mata, tak peduli dengan seruan blacklist dari berbagai kalangan. Apa karena ada “main mata” di balik meja?

Baca Juga :  Pekerjaan Rabat Beton Sarat Kejanggalan, PJ Karang Penang Oloh Bungkam Seribu Bahasa

Kini, publik kembali dibuat murka. Video dan foto bangunan Puskesmas Mandangin yang atapnya bocor deras beredar luas di media sosial.

Bukan hanya tetesan kecil, ini banjir dari atas plafon! Bagaimana mungkin proyek bernilai miliaran rupiah bisa jebol seperti ini?

Menanggapi kebocoran ini, pernyataan Kabid Yankes Dinkes Sampang, Nurul Syarifah, justru makin bikin dahi berkerut.

Melalui pesan WhatsApp pada Rabu (21/5), ia menyebut telah menyampaikan pada pelaksana, dan perbaikan sedang dikerjakan, tapi yang membuat heboh adalah narasi drama sabotase yang dilontarkan tanpa bukti konkret. Menirukan pelaksana, Nurul menyebut:

“Lubangnya tidak wajar Bu, semacam ada niatan digunting… seperti bekas guntingan…” dalam voice note pelaksana

Sementara itu, pelaksana proyek, Yanto dari PT. Andien, dengan gaya cuci tangan, menyatakan kebocoran sudah diperbaiki dan masih dalam masa pemeliharaan. Saat ditanya apakah ada unsur sabotase, ia menjawab:

Baca Juga :  Dugaan Markup Harga Pengadaan Barang dan jasa Dinkes Sampang Mencuat " Ada Nama CV Gatra "

“Bisa jadi mas…Tapi sy tdk mau zoudhon/menuduh  ato mempermasalahkan, krn kami masih dlm thap pemeliharaan,…” ucapnya melalui pesan whatsap

Yanto mengatakan juga tidak akan memperpanjang masalah tersebut

” Dan sy tdk mau memperpanjang masalah kebocoran mas…

Krn sdh menjadi tanggung jawab kami” tutupnya.

Rakyat Sampang pantas marah. Ini bukan sekadar bocor, ini penghinaan terhadap akal sehat. Drama talang digunting bukan solusi, tapi ada dugaan upaya memutarbalikkan fakta demi cuci tangan.

Puskesmas Mandangin bukan panggung sinetron. Ini soal nyawa dan pelayanan publik.

Sudah waktunya penegak hukum turun tangan, audit forensik proyek ini harus dilakukan. Jika terbukti lalai, Dinas Kesehatan dan PT. Andien wajib bertanggung jawab. Jangan biarkan rakyat terus-menerus jadi korban proyek penuh drama dan dusta.

Berita Terkait

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
Kolaborasi Budaya Melayu-Tionghoa Tutup Meriah Pentas Bhineka Kebangsaan, Tanjab Barat Teguhkan Semangat Persatuan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Berita Terbaru