
Sampang|| ANGKAT BERITA – Polemik proyek prioritas Kabupaten Sampang Tahun Anggaran 2024 belum juga menemukan titik terang, bahkan semakin membusuk.
Proyek pembangunan Puskesmas Mandangin yang menghabiskan anggaran fantastis dari dana APBD Sampang, kini kembali menjadi bulan-bulanan publik.
Setelah molor, bermasalah, dan penuh pelanggaran, kini bangunan mewah ala proyek “asal jadi” itu bocor parah bak bendungan jebol, uang rakyat kembali terbuang sia-sia!
Sudah bukan rahasia lagi, sejak awal pengerjaan proyek ini sudah menunjukkan tanda-tanda kegagalan, melewati batas kontrak, progres lambat, dan sempat beberapa kali disidak oleh DPRD Sampang komisi IV, tapi aneh bin ajaib, proyek ini tetap dilanjutkan, bahkan diberi perpanjangan waktu.
Dinas Kesehatan dan DPRD seperti tutup mata, tak peduli dengan seruan blacklist dari berbagai kalangan. Apa karena ada “main mata” di balik meja?
Kini, publik kembali dibuat murka. Video dan foto bangunan Puskesmas Mandangin yang atapnya bocor deras beredar luas di media sosial.

Bukan hanya tetesan kecil, ini banjir dari atas plafon! Bagaimana mungkin proyek bernilai miliaran rupiah bisa jebol seperti ini?
Menanggapi kebocoran ini, pernyataan Kabid Yankes Dinkes Sampang, Nurul Syarifah, justru makin bikin dahi berkerut.
Melalui pesan WhatsApp pada Rabu (21/5), ia menyebut telah menyampaikan pada pelaksana, dan perbaikan sedang dikerjakan, tapi yang membuat heboh adalah narasi drama sabotase yang dilontarkan tanpa bukti konkret. Menirukan pelaksana, Nurul menyebut:
“Lubangnya tidak wajar Bu, semacam ada niatan digunting… seperti bekas guntingan…” dalam voice note pelaksana
Sementara itu, pelaksana proyek, Yanto dari PT. Andien, dengan gaya cuci tangan, menyatakan kebocoran sudah diperbaiki dan masih dalam masa pemeliharaan. Saat ditanya apakah ada unsur sabotase, ia menjawab:
“Bisa jadi mas…Tapi sy tdk mau zoudhon/menuduh ato mempermasalahkan, krn kami masih dlm thap pemeliharaan,…” ucapnya melalui pesan whatsap
Yanto mengatakan juga tidak akan memperpanjang masalah tersebut
” Dan sy tdk mau memperpanjang masalah kebocoran mas…
Krn sdh menjadi tanggung jawab kami” tutupnya.
Rakyat Sampang pantas marah. Ini bukan sekadar bocor, ini penghinaan terhadap akal sehat. Drama talang digunting bukan solusi, tapi ada dugaan upaya memutarbalikkan fakta demi cuci tangan.
Puskesmas Mandangin bukan panggung sinetron. Ini soal nyawa dan pelayanan publik.
Sudah waktunya penegak hukum turun tangan, audit forensik proyek ini harus dilakukan. Jika terbukti lalai, Dinas Kesehatan dan PT. Andien wajib bertanggung jawab. Jangan biarkan rakyat terus-menerus jadi korban proyek penuh drama dan dusta.







Komentar