Jalan Rusak Parah di Desa Gelugur Kecamatan Batuan, Pemdes Terkesan Tutup Mata

- Redaksi

Selasa, 10 Juni 2025 - 13:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Jalan yang memprihatinkan. Tolak Amir Aktivis anti korupsi

Sumenep||angkatberita-Jalan di Dusun Gelugur Tengah, Desa Gelugur rusak parah. Akibatnya, jalan yang masuk wilayah administrasi Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep itu dikeluhkan warga.

Apalagi saat musim hujan, jalan itu berubah menjadi kubangan berlumpur, hingga menyulitkan aktivitas warga, termasuk anak sekolah dan para petani yang melintas di jalan itu.

Informasi yang di terima angkat berita, jalan tersebut belum pernah diperbaiki selama satu dekade. Meskipun telah terjadi pergantian roda kepemimpinan desa, dari kepala desa sebelumnya ke Penjabat (Pj) Kades saat ini.

Baca Juga :  HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

“Sudah puluhan tahun jalan ini rusak parah, tapi sampai sekarang belum ada perhatian serius dari pemerintah desa. Padahal, jalan di dusun lain sudah banyak yang dibenahi,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (6/6/2025).

Menanggapi keluhan warga, aktivis anti korupsi yang juga mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Wiraraja, Tolak Amir, meninjau langsung lokasi dan membenarkan kondisi jalan yang dikeluhkan masyarakat.

“Berdasarkan hasil pantauan kami di lapangan, kondisi jalan memang tidak layak sama sekali dan sangat memerlukan perhatian pemerintah desa,” kata Amir.

Baca Juga :  Wabup Katamso Hadiri Haul dan Haflah Akhirussanah, Teken Pembangunan Ruang Kelas Baru Ponpes Al-Husna

Ia juga menyoroti besarnya Dana Desa (DD) yang dikucurkan untuk Desa Gelugur, yakni sebesar Rp 707.113.000 pada tahun 2023 dan meningkat menjadi Rp 967.075.000 pada tahun 2024.

“Dengan besaran anggaran tersebut, kami berharap pemerintah desa dapat lebih transparan dan responsif terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama infrastruktur jalan yang menjadi akses vital warga,” ujarnya.(asm)

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru