Narkoba Menjadi Ancaman Generasi Muda Masalembu, BNN dan Polisi Mandul?

- Redaksi

Sabtu, 26 Juli 2025 - 18:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi anggota Kepolisian dan BNN hanya melihat Bandar yang bebas berkeliaran.

 

SUMENEP||https://https://Angkatberita.id – Penyalahgunaan narkoba terus menjadi ancaman serius yang mengintai masa depan

generasi muda di wilayah Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian diduga tak berkutik “Mandul”.

Hal itu lantaran, para bandar besar berinisial B, A, MH, dan S diduga masih leluasa menjalankan bisnis haramnya tanpa tersentuh hukum.

Ironisnya, Polsek Masalembu dinilai tidak mempunyai keberanian untuk menindak tegas para bandar besar narkoba tersebut, sehingga banyak menimbulkaan tanda tanya diruang publik.

Sementara itu, jalur laut yang terbuka lebar menjadi pintu masuk utama bagi barang terlarang itu.

Baca Juga :  Kasus penganiayaan suwarni, warga sukapura oleh WNA pemilik hotel,Suhadak:Tidak perlu hingga ke dewan 

Pemerhati masyarakat Masalembu, Ruspandi, menyebutkan bahwa kondisi ini membuat Masalembu terancam terus terjebak di “zona hitam” narkoba.

“Selama aparat penegak hukum tidak maksimal, jangan harap generasi muda Masalembu bisa selamat dari kehancuran akibat narkoba,” tegasnya, Jumat (25/7/2025).

Ia menilai, bisnis gelap tersebut dirancang sebagai strategi perang yang mematikan generasi bangsa.

Para bandar hanya mengejar keuntungan besar tanpa peduli dampak kerusakan sosial yang ditimbulkan.

“Yang lucu, yang sering ditangkap hanya pemakai kecil, warga biasa yang baru mencoba. Sementara para pemain besarnya tetap bebas menikmati ‘angin surga’. Ini sungguh miris,” tambah Ruspandi.

Baca Juga :  Kerusakan CT Scan RSUD Sampang Picu Kemarahan Warga, Anggaran Miliaran Jadi Sorotan

Masyarakat Masalembu pun mendesak aparat, khususnya Polsek Masalembu, agar tidak hanya membidik pemakai pemula, tetapi berani membongkar sindikat besar di balik peredaran sabu di pulau terluar tersebut.

“Jangan biarkan bandar terus untung sementara anak-anak muda jadi korban. Warga Masalembu hanya ingin pulau ini bersih dari narkoba, bukan jadi sarang barang haram,” pungkasnya.(Asm)

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru