
Bangkalan. Angkatberita.id
Komitmen perguruan pencak silat Insan Sejati dalam menjaga warisan budaya leluhur bukan sekadar wacana. Aksi nyata yang ditunjukkan oleh perguruan yang berpusat di kampung Sumur Kembang Kelurahan Pejagan Kecamatan Kota Bangkalan ini, terus membuktikan eksistensinya dalam dunia pencak silat.
Kegiatan rutin dua mingguan ini, saat ini digelar di kediaman H. Muad bertepatan dengan resepsi pernikahan putrinya Desa Jeddih, Kecamatan Socah, Jum’at malam (1/8).
Muhammad Tohir sebagai tuan rumah agenda rutin tersebut. Berbagai atraksi silat ditampilkan oleh para murid dengan iringan gendang dan alat musik lainnya yang khas, menambah kesan meriah di acara tersebut.
Dipandu oleh moderator Kholik, acara berlangsung semakin hidup dan menghibur penonton yang hadir. Tak hanya sekadar pertunjukan, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi dan pengikat persaudaraan antara pengurus cabang dan anggota, serta para wali murid yang turut menyaksikannya.
Di penutup acara, ketua umum Insan Sejati, Buridi, menunjukkan aksinya yang lincah dengan penuh penghayatan dalam setiap gerakannya menjadi simbol betapa pencak silat tidak hanya soal teknik bela diri, tapi juga bagian dari identitas dan budaya yang harus terus dilestarikan.
“Silat ini bukan hanya tentang bertarung, tapi tentang membentuk karakter, menjaga budaya, dan menyambung silaturahmi, itu yang terpenting” ungkap Buridi usai penampilannya.
Melalui rutinitas ini, Insan Sejati telah membuktikan bahwa dalam setiap kegiatan nya mereka telah melestarikan budaya dan bisa berjalan berdampingan dengan kehidupan sosial masyarakat. Mereka terus menanamkan nilai-nilai persaudaraan dan kebanggaan terhadap budaya yang menjadi ciri khas perguruan, terutama bagi para anggota dan pengurusnya.







Komentar