Tak Hanya Kata Tapi Nyata, Silat Insan Sejati Buktikan Eksistensinya di Tengah Masyarakat Bangkalan

- Redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 22:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

perguruan pencak silat Insan Sejati

Bangkalan. Angkatberita.id

Komitmen perguruan pencak silat Insan Sejati dalam menjaga warisan budaya leluhur bukan sekadar wacana. Aksi nyata yang ditunjukkan oleh perguruan yang berpusat di kampung Sumur Kembang Kelurahan Pejagan Kecamatan Kota Bangkalan ini, terus membuktikan eksistensinya dalam dunia pencak silat.

Kegiatan rutin dua mingguan ini, saat ini digelar di kediaman H. Muad bertepatan dengan resepsi pernikahan putrinya Desa Jeddih, Kecamatan Socah, Jum’at malam (1/8).

Muhammad Tohir sebagai tuan rumah agenda rutin tersebut. Berbagai atraksi silat ditampilkan oleh para murid dengan iringan gendang dan alat musik lainnya yang khas, menambah kesan meriah di acara tersebut.

Baca Juga :  Satu Tahun Jadi Ketua RT Tapi Tak Dapat Honor, Ini Penjelasan Camat Kota Bangkalan

Dipandu oleh moderator Kholik, acara berlangsung semakin hidup dan menghibur penonton yang hadir. Tak hanya sekadar pertunjukan, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi dan pengikat persaudaraan antara pengurus cabang dan anggota, serta para wali murid yang turut menyaksikannya.

Di penutup acara, ketua umum Insan Sejati, Buridi, menunjukkan aksinya yang lincah dengan penuh penghayatan dalam setiap gerakannya menjadi simbol betapa pencak silat tidak hanya soal teknik bela diri, tapi juga bagian dari identitas dan budaya yang harus terus dilestarikan.

Baca Juga :  Rapat Bulanan MADAS DPD Bali, Menguatkan Kebersamaan dan Komitmen pada Budaya Madura

“Silat ini bukan hanya tentang bertarung, tapi tentang membentuk karakter, menjaga budaya, dan menyambung silaturahmi, itu yang terpenting” ungkap Buridi usai penampilannya.

Melalui rutinitas ini, Insan Sejati telah membuktikan bahwa dalam setiap kegiatan nya mereka telah melestarikan budaya dan bisa berjalan berdampingan dengan kehidupan sosial masyarakat. Mereka terus menanamkan nilai-nilai persaudaraan dan kebanggaan terhadap budaya yang menjadi ciri khas perguruan, terutama bagi para anggota dan pengurusnya.

Berita Terkait

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
Kolaborasi Budaya Melayu-Tionghoa Tutup Meriah Pentas Bhineka Kebangsaan, Tanjab Barat Teguhkan Semangat Persatuan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Berita Terbaru