Sultan Serdang Titah Kuasai Kembali Rumah Adat Kedatukan Urung Sepuluh Dua Kuta, Usir Pihak yang Mencaplok

- Redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 12:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN / Angkatberita.com

Sri Paduka Duli Yang Maha Mulia Sultan Serang Tuanku Akhmad Thala’a Syariful Alamsyah mengatakan rumah adat Istana Kedatukan Urung Sepuluh Dua Kuta merupakan warisan dan sebagai marwah puak Melayu. Jadi titah Sultan, hal tersebut harus dipertahankan dan dilestarikan. Jangan ada pihak pihak lain yang menguasai dan mau melenyapkan situs budaya tersebut. Rebut, kuasai kembali dan usir pihak-pihak yang mencaplok rumah adat dan lahan kedatukan itu

“Jangan ada pihak pihak yang menguasai dan mau merubuhkan bangunan warisan tersebut. Kalau ada, kita lawan dan kita polisikan. Saya sebagai Sultan Serdang siap pasang badan dan titah saya kita harus bertindak. Kalau polisi tak ada action, kita turun dan lawan dengan cara-cara yang mereka buat. Kita harus keras juga melawan mereka-mereka yang mau melenyapkan bangunan itu,” ujar Sultan Serdang Tengku Akhmad Thalaa di hadapan masyarakat Hamparan Perak, tokoh tokoh Melayu serta ahli waris Kedatukan Urung Sepuluh Dua Kuta, Datuq Adil Freddy Haberham SE di Aoby Kafe Jalan Singgalang No 1 Medan pada Senin 29 Juli 2025.

Baca Juga :  Perum BULOG Pastikan Pembangunan Gudang di Wilayah 3T Beroperasi Tahun Depan

Menurut Sultan Serdang Tengku Akhmad Thala’a Syariful Alam, secara administrasi ahli waris memiliki surat-surat lengkap dan tidak pernah menjual dan mengalihkan aset tersebut kepada pihak lain. Jadi rumah adat ini harus dipertahankan dan dikuasai kembali.

ODikatakan, Istana Kedatukan Urung Sepuluh Dua Kuta yang disebut juga Rumah Tinggi Hamparan Perak adalah simbol kejayaan Melayu, karena dari sanalah Kota Medan dibangun oleh Guru Patimpus. Oleh karena itu, Rumah Tinggi itu harus diselamatkan dari oknum-oknum ya ahistoris, yang tak menghargai sejarah dan budaya Melayu.

“Istana Rumah Tinggi itu adalah rumah adat yang menjadi simbol dan marwah Melayu. Oleh karena itu harus dijaga dan dipertahankan dari oknum-oknum yang ahistoris dan tak menghargai marwah Melayu. Saya mengajak seluruh masyarakat Melayu terutama yang berdomisili di Hamparan Perak harus turun tangan menyelamatkan simbol Melayu tersebut. Harus dicegah, harus dilawan. Kita harus pertahankan istana tersebut,” kata Tengku Achmad Thala’a lagi.

Baca Juga :  Semarak Hari Bhayangkara ke-79, Polres Langkat Gelar Lomba Menembak Executive Pererat Sinergitas Forkopimda dan Instansi Terkait

Sebelumnya, Datoq Urung Sepuiuh Dua Kuta, Datoq Adil Freddy Haberham melaporkan hal tersebut kepada Tuanku Sultan Serdang, sembari memohon perlindungan, baik secara adat maupun secara hukum. Hal ini kata Datoq Adil sangat dibutuhkan terutama dalam menyatukan sikap puak Melayu guna menyelamatkan keberadaan Istana Kedatokan Urung Sepuluh Dua Kuta yang tak terlepas dari ikatan sejarah dan budaya Melayu di negeri ini.

“Pertemuan ini diinisiasi PB MABMI yang mengetahui kondisi dan situasi Istana Kedatukan Urung Sepuluh Dua Kuta dalam keadaan dikuasai pihak lain. Dan lokasi lahannya sudah dipagar tinggi dan rumah adat itu mau dirubuhkan pihak ketiga yang menguasai. Kita sudah lapor ke Polsek Hamparan Perak, ke Kecamatan, ke Kelurahan dan pihak pihak lainnya. Rumah Tinggi itu harus kita kuasai kembali dan menjadi situs budaya,” ujar Datoq Adil Freddy Haberham. erde

( SB KABIRO )

Berita Terkait

Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Kata Kasat Lantas Sumenep Soal Pemutihan Pajak 2026 di RRI
Wujudkan Kamseltibcarlantas, Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Kuncoro Terjunkan Personel di Hari Awal Masuk Kerja
Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Pimpin Live Report Lalin Bersama TVRI di Depan Pemda
Di Bawah Komando Kasat Lantas AKP Beny, Aiptu Rifai Edukasi Tertib Lalin Siswa SMAN 1 Sumenep Demi Wujudkan Kamseltibcarlantas
*Polres Langkat Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang dan Urai Kemacetan Arus Lalu Lintas*
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo: Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Pengabdian Polri dan Persatuan Bangsa
Kapolres Langkat Bina Pelajar di MAN 1 Langkat, Tekankan Disiplin, Bijak Bermedsos dan Jauhi Kenakalan Remaja
Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan, Kapolres Bangkalan Pimpin Apel Besar Sabuk Kamtibmas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Kata Kasat Lantas Sumenep Soal Pemutihan Pajak 2026 di RRI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Wujudkan Kamseltibcarlantas, Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Kuncoro Terjunkan Personel di Hari Awal Masuk Kerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Pimpin Live Report Lalin Bersama TVRI di Depan Pemda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Di Bawah Komando Kasat Lantas AKP Beny, Aiptu Rifai Edukasi Tertib Lalin Siswa SMAN 1 Sumenep Demi Wujudkan Kamseltibcarlantas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:10 WIB

*Polres Langkat Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang dan Urai Kemacetan Arus Lalu Lintas*

Berita Terbaru