Breaking News

Sorotan Warga Beji Pasuruan Pentingnya Menjaga Nilai Edukasi dalam Kegiatan Sekolah

Okik Direktur - Penulis
2 menit baca11 tayangan

Pasuruan – (Angkat berita) Fenomena penyelenggaraan acara di lingkungan pendidikan kembali menjadi perbincangan hangat publik. Kali ini, perhatian masyarakat tertuju pada kegiatan di SMK Negeri 1 Beji, yang berlokasi di Jalan Wicaksono, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Poster promosi acara tersebut sempat viral di media sosial karena menampilkan disc jockey (DJ) sebagai bintang tamu utama.Kamis (2/9/26)

Poster berlabel “The Main Guest Star” yang mengusung narasi euforia acara tersebut memicu ragam reaksi dari warga lokal. Sebagian masyarakat menilai konsep hiburan yang disuguhkan dinilai kurang selaras dengan misi utama lembaga pendidikan formal.

Dilema Antara Hiburan Siswa dan Pembentukan Karakter

Kritik utama yang muncul dari warga bermula dari kekhawatiran terhadap pergeseran nilai dalam kegiatan sekolah. Kehadiran musik DJ dan atmosfer pesta dinilai terlalu dominan, sehingga menutupi pesan edukatif yang seharusnya menjadi pondasi utama setiap program di sekolah.

Beberapa poin penting yang menjadi perhatian warga meliputi.

Sifat Kegiatan Warga menilai sekolah adalah ruang belajar, penanaman disiplin, serta pembentukan karakter. Hiburan bernuansa pesta dikhawatirkan memberi pengaruh yang kurang tepat bagi peserta didik usia remaja.

Orientasi Pendidikan: Merujuk pada UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), pendidikan bertujuan mengembangkan potensi siswa dan membangun watak bermartabat.

Tampilan Publik: Penekanan pada panggung hiburan ketimbang prestasi atau kreativitas akademis dinilai berisiko mengaburkan wajah utama lembaga pendidikan.

Masyarakat menegaskan bahwa siswa tentu membutuhkan hiburan dan sarana ekspresi. Namun, format hiburan yang dipilih sebaiknya tetap mengedepankan asas kepatutan serta fungsi edukasi.

Klarifikasi Pihak Sekolah Masih Menanti Konfirmasi

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak internal SMKN 1 Beji untuk mendapatkan penjelasan resmi mengenai konsep dan tujuan acara tersebut. Salah satu perwakilan guru menyatakan bahwa dirinya sudah tidak lagi bertugas di bagian hubungan masyarakat (humas) dan mengarahkan awak media untuk berkoordinasi langsung dengan pihak keamanan sekolah guna mengakses informasi pimpinan.

Hingga saat ini, penjelasan resmi dari pihak kepala sekolah maupun panitia penyelenggara masih ditunggu untuk memberikan klarifikasi yang seimbang terkait kegiatan tersebut.

Bagaimana pendapat Anda mengenai batasan konsep hiburan yang ideal untuk kegiatan di lingkungan sekolah(kik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Nasional

Artikel Populer