
SAMPANG||ANGKAT BERITA – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sampang 2025–2029 yang digelar pada Jumat (9/5/2025) di Pendapa Trunojoyo menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk ambil bagian dalam pembangunan daerah, Sejumlah proyek strategis pun mulai digodok sebagai langkah awal mewujudkan visi “Sampang Hebat Bermartabat Plus”.
Musrenbang kali ini tak hanya melibatkan jajaran pemerintah dan tokoh masyarakat, tetapi juga memberi ruang khusus bagi perwakilan mahasiswa, organisasi kepemudaan, serta pelaku usaha muda untuk menyampaikan aspirasi mereka.
“Kami ingin RPJMD ini jadi milik bersama, termasuk generasi muda yang akan menjadi pelaksana pembangunan di masa depan,” ujar Bupati Sampang H. Slamet Junaidi.
Dalam forum tersebut, Bupati memaparkan beberapa rencana strategis, antara lain:
- Relokasi RSUD dr. Muhammad Zyn untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan,
- Penataan kawasan alun-alun Sampang menjadi pusat kuliner dan UMKM yang ramah bagi generasi kreatif,
- Pembangunan Masjid Agung sebagai ikon baru religius dan sosial masyarakat.
Proyek-proyek ini diproyeksikan akan membuka lapangan kerja baru dan menjadi ruang inovasi bagi pemuda Sampang.
Selain itu, keterlibatan mahasiswa dan pemuda dalam Musrenbang menjadi indikator penting bahwa kebijakan yang disusun tidak melupakan suara generasi penerus.
Kepala Bapelitbangda Umi Hanik Laila menegaskan bahwa masukan dari kalangan muda sangat dibutuhkan untuk menyusun program yang relevan dan adaptif terhadap perubahan zaman. “Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi tentang membangun mental dan partisipasi generasi masa depan,” jelasnya.
Dengan komitmen bersama dan partisipasi lintas kelompok usia, RPJMD Sampang diharapkan menjadi dokumen hidup yang menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk berkarya dan memimpin perubahan.







Komentar