SDN Pajeruan 4 Kedungdung Dalam Sorotan: Dugaan Manipulasi Data Menguak Fakta Kelas yang Disatukan

- Redaksi

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 03:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang||angkatberita.id -Tahun ajaran baru telah dimulai, namun suasana SDN Pajeruan 4 Kecamatan Kedungdung, yang seharusnya dipenuhi dengan keceriaan siswa-siswinya, justru diliputi oleh kabut ketidakpastian, desas-desus mengenai dugaan penggelembungan jumlah siswa mulai berhembus kencang.

Dugaan penggelembungan jumlah siswa di SDN Pajeruan 4 ini mencuat setelah ditemukan perbedaan signifikan antara data yang dilaporkan sekolah dengan kondisi lapangan oleh warga sekitar dan beberapa orang tua murid bersama beberapa lembaga Swadaya Masyarakat.

Dari Hasil investigasi Dimana dalam data dapodik jumlah siswa SDN Pajeruan 4 ini berjumlah 128 Siswa, namun pada kenyataannya di lapangan tidak mencapai seperti yg tertera di dapodik, sungguh terlalu.

” Dari hasil investigasi kami menemukan fakta di SDN Pajeruan ini untuk  Kelas 2 -6 proses belajarnya di satukan dalam 1 ruangan, sedangkan kelas 1 ada ruangan tersendiri, secara logika, bagaimana proses belajar mengajarnya, seperti apa jadwal mata pelajarannya??” Kalo memang jumlah pas seperti di dapodik, bisa di bayangkan berapa isi satu ruangan setelah dikurangi kelas satu.. ungkap Jamal Bendahara KPK RI Kabupaten Sampang.

Baca Juga :  Segenap Jajaran Guru dan Staff Pengajar Di Ogan Ilir Mengucapkan Selamat Hari Jadi yang ke 20

Dinas pendidikan melalui Abd Rahman Kabid SD, ketika media ini memita taggapan dan proses terkait dugaan manipulasi data siswa (penggelembungan) di SDN Pajeruan 4, sampai berita ini di naikkan belum memberi jawaban.

Patut dipertanyakan, ditengah derasnya spekulasi dan tanda tanya, pihak dinas pendidikan yang diharapkan bisa memberikan klarifikasi justru terkesan bungkam.

Bungkamnya  pihak berwenang, dalam hal  ini dinas pendidikan Kabupaten Sampang  semakin mengundang tanda tanya, mengapa? Apa yang sebenarnya terjadi di balik tembok Sekolah Dasar Negeri Pajeruan 4 ini?

Baca Juga :  UNESA Wujudkan Kampus Berdampak Lewat Penguatan Kompetensi Guru MPLB di Jawa Timur

Perlu diketahui Penggelembungan data siswa dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) merupakan tindakan yang bisa dikategorikan sebagai manipulasi data atau penipuan. Hal ini dapat dikenakan sanksi berdasarkan beberapa pasal dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia, antara lain:

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas): Pasal 67 ayat (1) huruf a menyatakan bahwa siapa pun yang dengan sengaja memberikan data yang tidak benar dalam penyelenggaraan pendidikan dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana.

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP): Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat dapat diterapkan jika data yang dimanipulasi dalam Dapodik dianggap sebagai pemalsuan dokumen resmi.

Berita Terkait

Dinas Pendidikan Bangkalan Panggil Kasek Kraton 3 Terkait Polemik Buku Paket
Ingin Pendidikan Agama dan Umum Seimbang? Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan Buka Pendaftaran 2026/2027
Dugaan Pungutan di MAN 1 Bangkalan Picu Keresahan Wali Murid
Kadis Pendidikan Dorong Guru Tinggalkan Metode Konvensional, Perkuat Pembelajaran Aktif
Sumbangan Rutin Tahunan MAN Bangkalan Terindikasi Penyimpangan, Realita dan Notulen tak Sinkron 
Hari Anak GMIT ke-25, STAKAS Gelar Pelayanan Anak di GMIT Mahanaim Naileu
Hari Anak GMIT ke-25, STAKAS Gelar Pelayanan Anak di GMIT Mahanaim Naileu
Bupati TTS, Hadiri HUT Guru Nasional Ke-80, di SDN Batu Putih

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Dinas Pendidikan Bangkalan Panggil Kasek Kraton 3 Terkait Polemik Buku Paket

Senin, 4 Mei 2026 - 10:42 WIB

Ingin Pendidikan Agama dan Umum Seimbang? Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan Buka Pendaftaran 2026/2027

Kamis, 30 April 2026 - 13:02 WIB

Dugaan Pungutan di MAN 1 Bangkalan Picu Keresahan Wali Murid

Kamis, 26 Februari 2026 - 01:02 WIB

Kadis Pendidikan Dorong Guru Tinggalkan Metode Konvensional, Perkuat Pembelajaran Aktif

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:56 WIB

Sumbangan Rutin Tahunan MAN Bangkalan Terindikasi Penyimpangan, Realita dan Notulen tak Sinkron 

Berita Terbaru