Proyek SPAM di Desa Astapah Mangkrak, PUPR Diminta Segera Ambil Tindakan

- Redaksi

Kamis, 12 Desember 2024 - 21:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang (ANGKAT BERITA) – Proyek Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan di Desa Astapah, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, yang dianggarkan sebesar Rp 322 juta, tampaknya mangkrak, pasalnya dari Senin kemaren sampai hari ini tak kelihatan seorangpun pekerja

Proyek yang melibatkan pengeboran sumur, pembangunan reservoir, instalasi listrik, jaringan perpipaan, dan sambungan rumah ini direncanakan selesai dalam 120 hari kerja sejak kontrak ditandatangani pada 10 Juli 2024. Namun, hingga kini, Kamis (12/12/2024), proyek tersebut belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah masalah:

  1. Tidak adanya papan informasi di lokasi proyek menjadi sorotan terkait kurangnya transparansi kepada masyarakat.
  2. Jaringan perpipaan yang menjadi inti proyek belum disambungkan ke rumah penduduk.
  3. Lokasi proyek terlihat kosong tanpa aktivitas pekerja, menimbulkan dugaan bahwa proyek terhenti tanpa kejelasan.
  4. Finishing reservoir terlihat tidak simetris dan menimbulkan pertanyaan tentang kualitas pengerjaan proyek.

Pihak media masih berupaya menghubungi pelaksana proyek, CV. IKA Mulya Cipta Mandiri, yang beralamat di Kabupaten Jember, untuk mendapatkan tanggapan terkait kondisi proyek yang mangkrak.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sampang didesak untuk segera mengambil langkah tegas terhadap pelaksana proyek.

Pencairan dana termin seharusnya dihentikan sementara hingga ada kemajuan signifikan di lapangan.

Selain itu, pengawasan perlu ditingkatkan agar proyek dapat diselesaikan sesuai dengan kontrak kerja. Keberadaan papan nama proyek juga menjadi penting sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti faktor penyebab mangkraknya proyek. Media masih berupaya berkoordinasi dengan Dinas PUPR Sampang untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Proyek SPAM ini diharapkan dapat menyediakan akses air bersih bagi warga Desa Astapah. Dengan kondisi saat ini, masyarakat meminta dinas terkait segera mengambil langkah konkret agar manfaat proyek dapat segera dirasakan.;;;;;;;

Baca Juga :  Razia dan Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas dalam Rangka Operasi Patuh Zebra Krakatau 2025 di Tulang Bawang

Berita Terkait

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Berita Terbaru