
Menggala (ANGKAT BERITA) Mitra MBG yang ada di Menggala Tengah Kecamatan Mengggala .Kabupaten Tulang Bawang jauh dari kata baik,pasalnya hari ini ditemukan menu makan yang diduga kurang layak, sehingga bermucul berbagai kritikan dari salah satu Wali murid SMA3 Negeri Mengggala.

Program MBG adalah inisiatif nasional yang diluncurkan pada tahun 2025 dengan tujuan meningkatkan asupan gizi untuk anak-anak sekolah, balita, dan ibu hamil. Meskipun program ini disambut baik, kualitas dan variasi menu sering menjadi bahan diskusi publik dan pengawasan oleh berbagai pihak.
Terlihat jelas pana menu adalah satu butir telor rebus, dan buah salak beserta sayur jamur, termasuk susu kotak berukuran kecil. Yang lebih mirisnya lagi, disetiap harinya pada saat MBG (Makanan Bergizi Gertis) tersebut selalu terbuang, kita tau apakah dengan banyak sekali yang di buang, apakah menu nya yang kurang baik atau ada sebab lain. “Disisi lain. Ketua LPK-GPI (Lembaga Perlindungan

Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia) Tulang Bawang, Junaidi Romli. Menyayangkan kualitas menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan di SMA Negeri 3 Menggala. ” Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 17 Desember 2025, dan LPK-GPI mengkritik lemahnya pengawasan dari instansi terkait, baik dari segi menu maupun kelayakan.
Junaidi Ketua LPK Tulang Bawang mintak kepada APH (Aparat Penegak Hukum) Tulang Bawang baik Polres Tulamg Bawang untuk segera mengaudit pihak itra MBG yang tidak mengikutin apa yang sudah ditentukan dari pemerintah Kabulaten Daerah maupun Pusat.
“Junaidi menambahkan ,karna ini adalah program Persinden Repoblik Indonesi Bapak Prabowo.Yang bertujuan untuk mejaga kesahatan dan kecerdasan melalui program MBG (Makan Bergizi Gertis) agar seluruh anak- anak Bangsa mendapatan Gizi terbaik. Namun saat ini masih ditemukan pihak Mitra yang solah-olah tidak mendukung program Nasional tersebut,”Ucap Ketua LPK Junaidi.
Sekali lagi kami dari LPK -GPi tegaskan agar semua pihak yang ada kaiatan nya dengan program MBG yang ada di Kabupaten Tulang Bawang. Khususnya yang di Kecamatan Menggala Kelurhan Menggala Tengah agar diberikan sanksi tegas, jika perlu di cabut kerjsa samanya. Karna ini merupakan Uang Negara untuk masyarat ,”Tutup nya.
Redaksi//
Angkatberita.id
Kaprwil jawa timur





Komentar