Breaking News

Lora Cabuli Santriwati: Trauma Korban Menguak Bobrok Moral Tokoh Pesantren

Lora Cabuli Santriwati: Trauma Korban Menguak Bobrok Moral Tokoh Pesantren

Angkat Berita - Redaksi
2 menit baca•243 tayangan

Bangkalan.angkatberita.id

Kasus dugaan pencabulan yang diduga dilakukan seorang oknum Lora (Gus) di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Karomah, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, semakin heboh diperbincangkan. Sorotan publik kian tajam setelah pendamping psikologi memastikan bahwa korban mengalami trauma berat akibat peristiwa yang dialaminya.

Direktur Muslimah Humanis Indonesia, Dr. Mutmainnah, M.Si, membenarkan bahwa pihaknya telah mendampingi seorang korban sejak awal hingga proses pelaporan resmi ke Polda Jawa Timur.

“Ini bukan sekadar isu. Peristiwa pencabulan benar-benar terjadi di salah satu Ponpes di Kecamatan Galis. Laporan resmi sudah kami masukkan ke Polda Jatim,” tegas Mutmainnah saat ditemui awak media, Selasa (02/12/2025).

Menurutnya, kondisi psikologis korban sangat mengkhawatirkan. Tanda-tanda trauma mendalam muncul sejak hari pertama pendampingan. Trauma itu disebut sebagai dampak dari tindakan yang dilakukan oleh oknum tokoh pesantren yang semestinya menjadi pelindung dan panutan bagi para santri.

“Yang harus digarisbawahi, seluruh korban harus berani bicara untuk menegakkan kebenaran. Tidak boleh ada yang takut. Penegakan hukum harus berjalan transparan dan tidak pandang bulu,” tegasnya.

Mutmainnah juga menuturkan bahwa kasus ini diduga tidak berdiri sendiri. Ia mendesak aparat untuk membuka kemungkinan adanya korban lain yang selama ini bungkam karena tekanan lingkungan atau posisi pelaku yang dianggap terhormat.

“Kami berharap kasus ini menjadi pintu masuk bagi aparat untuk mengungkap kemungkinan korban lainnya. Pesantren seharusnya menjadi tempat yang aman, bukan ruang subur bagi praktek pelecehan yang ditutup-tutupi,” tambahnya.

 

#Robin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Nasional

Artikel Populer