Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Keluarga Korban Kecewa Pelaku Belum Ditangkap

- Redaksi

Senin, 11 November 2024 - 08:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi, Bunga 14 tahun di sekap dan diperkosa

Sampang, Madura (ANGKAT BERITA) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang hingga kini belum berhasil menangkap pelaku dugaan pemerkosaan terhadap seorang anak perempuan berusia 14 tahun asal Kecamatan Omben, Sampang, yang dikenal dengan nama samaran Bunga. Kasus ini diduga terjadi di rumah pelaku di Desa Talambeh, Kecamatan Karangpenang, Kabupaten Sampang, Madura.

Pelaku, berinisial MZ dan L, masih berkeliaran bebas meskipun laporan resmi telah disampaikan ke polisi.

Ibu korban, yang berinisial M, menyatakan kekecewaannya karena hingga saat ini belum ada penangkapan. Ia mengaku belum pernah dipanggil oleh penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sampang untuk memberikan keterangan lebih lanjut. Ketika M berusaha mengetahui perkembangan kasus dan mengambil Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), ia hanya diberitahu bahwa polisi masih mencari keberadaan pelaku.

Baca Juga :  Motor Hilang di Teras Kontrakan Kelurahan Mlajah Bangkalan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasus kekerasan seksual ini mulai terungkap setelah Ibunya melaporkan kehilangan anaknya tersebut kepada Polsek Omben. Bunga akhirnya ditemukan di sebuah desa di Kecamatan Proppo, di Kabupaten Pamekasan, dia ditelantarkan pelaku hingga akhirnya dijemput oleh pihak Polsek Omben.

Dalam keterangannya, Bunga menceritakan bahwa pada Jumat, 25 Oktober 2024, sekitar pukul 17.30 WIB, ia dijemput oleh MZ dan L saat hendak berangkat mengaji. Bunga mengungkapkan bahwa ia disekap di rumah MZ dan mengalami kekerasan seksual, sehingga mengalami rasa sakit saat buang air kecil.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Kukuhkan KKMD, Perkuat Langkah Strategis Pengelolaan Mangrove Berkelanjutan

Karena keterbatasan wewenang, Polsek Omben melimpahkan kasus ini ke Polres Sampang, dengan laporan terdaftar bernomor LP/B/213/X/2024/SPKT/POLRES SAMPANG/POLDA JAWA TIMUR. tertanggal (26/11/24)

Kasi Humas Polres Sampang, IPDA Dedy Deli Rasidie, menyatakan bahwa polisi sudah beberapa kali melakukan penggerebekan dan kini masih terus memburu pelaku. Namun, saat ditanya lebih lanjut kendala yang dihadapi pihak polres Sampang sehingga sampai saat ini belum tertangkap, Dedi dely tidak bisa memaparkan. Minggu (10/11/24)

“Kami tidak bisa memaparkan teknik kami dalam ungkap, Jenengan klo ada info tentang pelaku monggo diinfokan ke kami asalkan dapat dipertanggung jawabkan info tersebut” tutup Dedy

;;;;;;;

Berita Terkait

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru