
Bangkalan ( ANGKAT BERITA) Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan terkait aktivitas sabung ayam yang diduga berlangsung rutin di Desa Dabung, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, justru menemui kejanggalan.
Meski pertanyaan yang diajukan berkaitan langsung dengan pemetaan kerawanan dan analisis Intelkam, Kasat Intel Polres Bangkalan memilih mengarahkan wartawan untuk menemui bagian Humas.
Sebelumnya, wartawan telah menyampaikan informasi berdasarkan laporan masyarakat bahwa pada Jumat dan Sabtu terpantau adanya kegiatan sabung ayam di Desa Dabung, kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan.
Aktivitas semacam ini lazimnya berpotensi memicu gangguan Kamtibmas dan membuka ruang bagi praktik perjudian, sehingga diperlukan klarifikasi resmi dari Intelkam sebagai unsur analisis dan deteksi dini di tubuh Polri.
Namun, ketika pertanyaan dilayangkan mengenai apakah Intelkam Polres Bangkalan telah melakukan pemetaan atau menerima laporan terkait kegiatan tersebut, Kasat Intel justru menjawab singkat:
“Silahkan ke Humas mas, temui Kasi Humas.” Sabtu (15/11/25)
Arahan tersebut dinilai janggal, mengingat materi konfirmasi yang diajukan bukanlah terkait publikasi kegiatan kepolisian yang merupakan domain Humas, melainkan menyangkut informasi lapangan, deteksi dini, dan pemetaan potensi kerawanan, yang seharusnya berada dalam kewenangan Satuan Intelkam.
Wartawan kemudian menegaskan kembali bahwa konfirmasi yang diminta bukanlah produk kehumasan.
“Karena materi yang saya tanyakan bersifat pemetaan dan analisis kerawanan, bukan produk Humas, saya mohon penjelasan langsung dari Intelkam agar tidak terjadi miskomunikasi dalam pemberitaan,” tulis wartawan dalam pesan balasan.
Hingga berita ini disusun, tidak ada respon lanjutan dari Kasat Intel terkait permintaan klarifikasi tersebut.
Kejadian ini menimbulkan tanda tanya publik mengenai transparansi penanganan informasi kerawanan serta keseriusan aparat dalam menindaklanjuti dugaan kegiatan sabung ayam yang disinyalir mengandung unsur perjudian.
Jika benar kegiatan tersebut berlangsung rutin, maka diperlukan langkah cepat aparat untuk memastikan bahwa tidak ada praktik ilegal yang dibiarkan berlarut-larut dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan wilayah.








Komentar