Dispertan KP Sampang Salurkan 59 Unit Hand Traktor ke Kelompok Tani, Dorong Pertanian Modern dan Berkelanjutan

- Redaksi

Senin, 7 Juli 2025 - 09:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG|| https://angkatberita.id -Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan KP) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian. Sebanyak 59 unit hand traktor disalurkan kepada sejumlah kelompok tani aktif di berbagai wilayah, Selasa (1/7/2025). Bantuan ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025.

Penyaluran alat mesin pertanian (alsintan) tersebut menjadi bagian dari strategi modernisasi pertanian lokal. Selain bertujuan meningkatkan produktivitas, program ini juga mendorong efisiensi kerja petani serta pengurangan ketergantungan pada metode tradisional yang memakan waktu dan tenaga.

Kepala Dispertan KP Sampang, Suyono, melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, H. Nurdin, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremonial belaka.

Baca Juga :  Wabup Katamso Tegaskan Komitmen Bersama Tekan Stunting di Tanjab Barat: "Ini Musuh Kita Semua"

“Kami ingin alat ini benar-benar digunakan dan bermanfaat. Bukan hanya jadi pajangan di gudang kelompok tani. Harus dirawat dan dimanfaatkan maksimal untuk mendukung aktivitas pertanian,” ujar H. Nurdin.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pemanfaatan alsintan secara kolektif dan terjadwal agar seluruh anggota kelompok tani dapat merasakan manfaatnya secara adil. Pemerintah juga berharap penggunaan hand traktor ini mampu mempercepat proses tanam dan panen, sekaligus menekan beban kerja para petani.

“Manfaatnya akan terasa jika alat ini terus beroperasi. Jangan sampai mangkrak atau justru disalahgunakan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemantauan Distribusi Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Sampang Terjamin Sesuai Prosedur Pemerintah

Guna memastikan keberhasilan program, Dispertan KP juga menyiapkan skema monitoring dan evaluasi secara berkala. Langkah ini dilakukan untuk menjamin bahwa bantuan alsintan digunakan tepat sasaran dan sesuai fungsinya di lapangan.

Program ini menjadi bagian dari kebijakan besar Pemkab Sampang dalam mendorong kemandirian dan kemajuan sektor pertanian. Lebih dari sekadar distribusi alat, inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani di tengah berbagai tantangan zaman.

Dengan pendistribusian 59 unit hand traktor, Pemerintah Kabupaten Sampang optimistis pertanian lokal akan tumbuh semakin modern, efisien, dan berkelanjutan.

 

 

Berita Terkait

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Orasi Memanas, Formatur Tuding Kasi Pidsus Kejari Pamekasan “Goblok” dan “Bangsat”
Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Melalui Komunitas Pembudidaya Lele, Bangkalan Targetkan Hingga 10 Ton per Hari,
Berbagi Berkah Ramadan, Danlanal Batuporon Bagikan Takjil Gratis di Tanean Suramadu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Orasi Memanas, Formatur Tuding Kasi Pidsus Kejari Pamekasan “Goblok” dan “Bangsat”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Berita Terbaru